Penerima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Indonesia Capai 146,5 Juta Orang

Penerima Vaksin Covid-19 Dosis Kedua di Indonesia Capai 146,5 Juta Orang
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan sejumlah pekerja saat kegiatan vaksinasi penguat (booster) Covid-19 di Kawasan Industri Smart Marunda, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/2/2002) (ANTARA FOTO/Muchlis Jr-Biro Pers-Sekretariat Presiden)

Analisadaily.com, Jakarta - Penduduk Indonesia yang telah menjalani vaksinasi Covod-19 tahap kedua saat ini mencapai 146.554.884 orang setelah 350.743 orang mendapatkan dosis kedua pada hari ini, Jumat (4/3) berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Dilansir dari Antara, data juga memperlihatkan penambahan 521.033 orang menjalani vaksinasi pertama, menjadikan 191.631.442 penduduk Indonesia sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19.

Penerima vaksin Covid-19 dosis ketiga sebagai booster atau penguat juga bertambah menjadi 11.457.714 orang, mengalami peningkatan 133.441 orang dibandingkan Kamis (3/3).

Pemerintah menargetkan 208.265.720 orang untuk mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 demi mendapatkan kekebalan komunal dari penyakit yang menyerang sistem pernapasan tersebut.

Satgas Penanganan Covid-19 juga melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 26.347 orang pada hari ini, disertai dengan laporan pasien pulih 40.462 orang dan 328 kematian.

Indonesia juga kedatangan 3.499.470 dosis vaksin Pfizer pada hari ini, donasi dari Amerika Serikat.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong mengatakan kedatangan vaksin pada awal Maret itu untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Hampir 3,5 juta dosis vaksin Pfizer kita terima dari Pemerintah Amerika Serikat, yang tiba melalui dua tahap kedatangan," ujar Usman.

Sebanyak 2.300.220 dosis vaksin mendarat pada Jumat pukul 02.00 WIB, yang merupakan kedatangan vaksin tahap ke-204. Kedatangan 1.199.250 dosis vaksin pada hari yang sama pukul 15.45 WIB atau kedatangan tahap ke-205.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi