Pelayanan Haji Sumatera Utara Harus Lebih Baik dari Sebelumnya

Pelayanan Haji Sumatera Utara Harus Lebih Baik dari Sebelumnya
Tenaga Ahli Kementeria Agama Republik Indonesia, HasanĀ Basri Sagala. (Analisadaily/Kali H Harahap)

Analisadaily.com, Medan - Tenaga Ahli Kementeria Agama Republik Indonesia, Hasan Basri Sagala, minta pelayanan haji Sumatera Utara harus lebih baik dari tahun sebelumnya bahkan diharapkan zero (nihil) kesalahan.

"Sesuai perintah Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas pelayanan haji Tahun 2022 harus zero kesalahan," kata dia saat bertolak dari bandara Kualanamu usai melepas kloter 4 Jemaah Kota Medan, Selasa (14/6).

Terkait kunjungannya ke medan mewakili Menteri Agama, salah satunya melihat dan melepas jemaah haji kloter 4. Dari hasil pantauannya terutama jemaah kota Medan menurutnya sudah bagus.

"Pelayanan jemaah haji di Kota Medan sudah bagus, dan tahun-tahun sebelumnya juga menjadi contoh bagi daerah lain dan hal ini perlu dikawal dan dipertahankan," kata Hasan.

Ia menyampaikan sebelumnya bersama Menteri Agama sudah berangkat ke Makkah melihat situasi disana.Menurutnya saat ini kondisi cuaca di Makkah kurang mendukung, tercatat 48 derajat celcius.

Untuk itu ia berharap kepada seluruh jemaah agar menjaga kesehatan, jangan terburu-buru dan bernafsu untuk melaksanakan ibadah yang lainnya, fokus saja dulu kepada rukun wajib hajinya. Kemudian, selama melaksanakan ibadah haji jaga situasi dan prilaku kita sebagai bangsa Indonesia, karena di sana suluruh dunia melihat.

"Untuk itu kami meminta supaya menjaga nama baik bangsa kita dan presiden kita. Karena kita juga disana sebagai duta Indonesia. Terakhir kami ingatkan supaya bisa kita melaksanakan ibadah haji ini sebaik-baiknya tentu kita harus luruskan niat kita, iklaskan semuanya karena tujuannya ibadah kita ini tidak lain untuk meraih ridoh Allah swt," ucapnya.

"Maka sebelum kita berangkat ke tanah suci mari kita luruskan niat. Naik haji bukan karena yang lain melainkan keridoan dari Allah SWT. Semoga para jemaah menjadi haji mabarur," tutur Hasan.

Informasi yang dihimpun kloter 4 semuanya jemaah asal Kota Medan, petugas 4 orang PHD 2 orang total 392 orang. Akan terbang dari bandara Kualanamu sekitar pukul 21.10 wib denga pesawat Garuda GA3104 dan akan tiba di Madinah 15 Juni 2022 sekitar pukul 01.10

(KAH/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi