Ketua Umum PB W, Airlangga Hartarto: Indonesia Taijiquan Master Supandi Cup Diharapkan Jadi Kalender Tetap Wushu Indonesia

Ketua Umum PB W, Airlangga Hartarto: Indonesia Taijiquan Master Supandi Cup Diharapkan Jadi  Kalender Tetap  Wushu Indonesia
Master Supandi Kusuma saat memperagakan jurus Taijiquan pada Pembukaan 1st Indonesia Taijiquan Championship Master Supandi Kusuma Cup 2022 di Tiara Convention, Medan (Analisadaily/Junaidi Gandy)

Analisadaily.com, Medan - Mendengar, melihat dan membaca tentang Master Supandi Kusuma, adalah mendengar, melihat dan membaca orang berhati mulia yang mencurahkan hatinya untuk pengembangan wushu di tanah air, khususnya taji. Sejak muda Supandi Kusuma bahkan lebih banyak bergelut mengembangkan olahraga taiji dibanding mengurus bisnisnya.

Sekian banyak atlet taiji berprestasi dunia, telah lahir dari hasil didikannya. Menjadikan bendera merah putih berkibar di berbagai event internasional. Taji juga telah memberi sumbangsih kemanusiaan terhadap kesehatan manusia selain memberikan kemampuan beladiri bagi praktisinya.

28 Okt 2022 00:14 WIB

Sarawak Boyong Dua Gelar Juara Umum

08 Des 2021 23:43 WIB

Trisha Raih Emas Taiji Yunior Putri

"Karena itu selaku anggota Komisi X DPR RI, saya sangat mendukung kejuaraan taijquan untuk menghormati jasa-jasa Master Supandi Kusuma dalam mengembangkan taiji itu."

Testimoni itu diungkapkan anggota Komisi X DPR RI, dr. Sofyan Tan saat memberikan sambutan dalam pembukaan 1st Indonesia Taijiquan Championship Master Supandi Kusuma Cup 2022 di Tiara Convention, Medan, Selasa (25/10).

Acara yang dibuka dengan atraksi tim Pekingsai FOBI Medan itu dihadiri Kadisporasu, Tuahta Saragih, Wakil Bendahara I PB WI Gunawan Tjokro, Wakil Ketua I KONI Sumut Prof Agung Sunarno, Anggota DPRD Sumut Rudy Hermanto, Ketua DPRD Medan Hasyim SE, Ketua Pengprov WI Sumut Darsen Song, Ketua WI Medan sekaligus Ketua Panpel Harianto, Ketua Pengprov Perbasi Sumut, Iwan Hartono Alam, Ketua Umum Walubi Sumut, Brilian Moktar, Ketua Harian MITSU, Juswan Tjoe, dan ratusan atlet taiji.

Jadi Kalender Tetap

Wakil I Bendahara PB WI, Gunawan Tjokro yang membacakan sambutan Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, menyebutkan bahwa 1St Taijiquan Championship Master Supandi Cup 2022 merupakan rangkaian kegiatan dalam menyambut Kejuaraan Wushu Dunia yang akan dilangsungkan di Indonesia pada Desember 2022 di Banten, Jawa Barat.

PB WI mengapresiasi kiprah Pengprov WI Sumut yang telah menyelenggarakan kejuaraan taijiquan memperebutkan Piala Master Supandi tersebut hingga menjadi kalender PB WI taahun 2022. Selain berharap kejuaraan tersebut akan melahirkan atlet-atlet berpotensi di nomor taiji, ia juga berharap turnamen taijiquan Master Supandi Cup itu akan berkesinambungan atau menjadi kalender tetap Pengprov WI Sumut hingga jadi Kalender PB WI. Harapan serupa juga diungkapkan Kadisporasu, Tuahta Saragih.

"Kejuaran taijiquan ini juga merupakan sebuah terobosan, terutama bagi persiapan kotingen Wushu Sumut menghadapi PON 2024," katanya. Tuahta menyebut Master Supandi Kusuma itu legenda dalam olah raga wushu-taiji. Lewat didikannya telah berlahiran atlet-atlet kelas dunia seperti Zainab, Lindswell Kwok, Dwi Arimbi, Fredy Wijaya yang telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia.

Diikuti 90 Peserta

Sementara itu, Ketua Panpel Harianto, kejuaraan yang berlangsung 25 -27 Oktober itu diikuti 90 atlet dan 12 juri yang telah mengantongi sertifikat nasional. Peserta berasal dari Medan, Jakarta, Surabaya, Pematangsiantar, Padang, Palembang dan Sarawak, Malaysia. Selain dijadikan media untuk menempa dan memantapkan mental dan prestasi atlet, kejuaran taiji itu juga dijadikan ajang silaturahmi di antara sesama insan wushu.

Memeriahkan acara pembukaan sejumlah atlet dari Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) tampil membawakan atraksi sejumlah nomor wushu taolu dan atraksi taiji massa. Kejutan terjadi usai para anak didiknya tampil, pembawa acara mengumumkan bahwa Master Supandi Kusuma juga akan memeragakan beberapa jurus dan tekni beladiri taiji yang telah dipelajari puluhan tahun itu.

"Namun karena usia saya tidak lagi muda, saya tidak bisa lagi memperagakan aksi cepat dan apalagi gerakan melompat," katanya. Meski begitu, menurut Supandi Kusuma semakin lembat gerakan taiji, semakin baik. Dalam kelembutan terkandung kekuatan. Saat memeragakan teknik taiji sebagai seni beladiri dengan mitra tanding Freddy Wijaya, Supandi Kusuma memperlihatkan bagaimana lewat gerakan tangan ia bisa meminjam tenaga lawan untuk mendorong lawan. Peragaan itu mendapat aplaus dari undangan.

(JA/JG)

Baca Juga

Rekomendasi