Tim Sepak Bola Tanjungbalai Vs Medan Rebut Medali Emas

Tim Sepak Bola Tanjungbalai Vs Medan Rebut Medali Emas
Pemain Tanjungbalai dan Asahan berebut bola (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Tim sepak bola Tanjungbalai akan berlaga memperebutkan medali emas pada ajang Kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Sutara (Porprovsu) ke XI tahun 2022 di Stadion Mini USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, Jumat (4/11).

Tim sepak bola Tanjungbalai mendapat tiket menuju final setelah berhasil menundukkan tetangga terdekatnya, Asahan, dengan skor 2-1 di babak semifinal yang berlangsung di lapangan PPLP Sumut, Jalan Pembangunan, Medan Sunggal, Rabu (3/11).

Pertandingan Tanjungbalai melawan Asahan berlangsung imbang di babak pertama dengan skor 0-0. Pertandingan ketat dengan tensi tinggi itu akhirnya memaksa wasit yang memimpin jalannya pertandingan harus mengeluarkan beberapa kali kartu kuning kepada kedua tim.

Pada babak kedua, wasit akhirnya mengeluarkan kartu kuning kedua bagi pemain Tanjungbalai, Safwan Nabawi, sehingga Tanjungbali di bawah asuhan Sukimin kehilangan 1 pemain, namun tidak membuat anak-anak Tanjungbalai menurunkan tensi pertandingan.

Meski bertahan dari berbagai serangan tim Asahan, Hernanto dan kawan-kawan mampu menciptakan berbagai peluang dan menciotakan gol pertama melalui kaki Salbia Alfath namun gol tersebut dapat dibalas tim Ashan melalui sundulan dari Dimas Nesa Abdillah sehingga skor 1-1 sampai akhir babak kedua.

Pada pertandingan babak pertambahan waktu, Tanjungbali berhasil menciptakan gol ke-2 melalui kaki sang kapten, Hermanto, sehingga membuat pemain Asahan yang berjibaku mengejar ketertinggalan harus ternoda provokasi dari bench mereka sendiri.

Sejumlah pemain kedua tim terlibat pertikaian sehingga kericuhan terjadi di 3 menit sisa pertandingan pertambahanan waktu babak kedua.

Pihak keamanan yang sudah bersiaga di lapangan berhasil mengamankan kericuhan walaupun wasit akhirnya mengambil keputusan menghentikan jalalnnya pertandingan dengan dimenangkan Tanjungbalai.

Di lokasi berbeda, pada pertandingan Medan melawan Sergai di Stadion Mini USU berlangsung imbang 0-0 sampai berakhirnya waktu normal 2x45 menit.

Pada perpanjangan waktu yang baru saja berjalan 2 menit, pemain Medan, Mika Athallah harus keluar setelah mendapat kartu kuning kedua.

Di menit 96, Medan berhasil menciptakan gol melalui tendangan Lukas Sinaga hingga skor 1-0, namun berselang 5 menit Sergai mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui Muhammd Kifly.

Skor 1-1 bertahan sampai masa perpanjangan waktu berakhir, sehingga pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti dan dimenangkan Medan dengan skor 4-3.

Kepala Pelatih Tanjungbalai, Sukimin mengatakan para pemain sudah bermain taktis denggan menjalankan instruksi dengan baik.

Untuk pertandingan final nanti, Sikimin mengatakan sudah menyiapkan rencana strategi permainan mengingat lawan berikut yang dihadapi memiliki kualitas bermain dengan baik.

“Medan tentu bermain dengan tersistem. Mereka adalah lawan yang kuat,” ujarnya.

Walaupun Tanjungbalai kehilangan beberapa pemain akibat kartu merah, namun dia yakin secara keseluruhan pemainnya siap merebut medali emas.

"Secara keseluruhan siap, meski ada beberap pemain mendapat kartu merah, namun kami masih memiliki pemain lain dengan kualitas yang sama," tandasnya.

(RM/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi