H-3 Idul Fitri, Penumpang dari KNIA Capai 22.080 Orang

H-3 Idul Fitri, Penumpang dari KNIA Capai 22.080 Orang
Para penumpang keluar dari pintu kedatangan domestik di Bandara Internasional Kualanamu menjelang perayaan Idul Fitri 1444 Hijriah, Selasa (18/4) (Analisadaily/Cristison Sondang Pane)

Analisadaily.com, Deli Serdang - Tiga hari menjelang menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1444 Hijriah, jumlah pemudik yang datang melalui Bandara Internasional Kualanamu mencapai 22.080 penumpang pada Senin (17/4).

Airport Duty of Manager Officer In Charge, Suparman, menjelaskan jumlah tersebut sudah termasuk penumpang yang datang dan pergi.

“Penumpang yang datang sebanyak 12.266 dan yang pergi 9.814 orang. Sedangkan jumlah penerbangan 180, terdiri dari 90 pergi dan 90 kedatangan,” kata Suparman saat ditemui di kantor Officer In Charge, Selasa (18/4).

Dia menambahkan, angka tersebut meningkat dari mudik lebaran tahun 2022, karena pada saat itu masih adanya pemberlakuan pembatasan penerbangan akibat pandemi Covid-19.

“Pada hari yang sama atau H-3 dengan tahun lalu, mudik tahun 2023 ini terjadi kenaikan penumpang sebesar 21 persen dan penerbangan 17 persen,” tambah Suparman.

President Director PT Angkasa Pura Aviasi, Achmad Rifai, mengatakan puncak arus mudik Lebaran di Bandara Kualanamu, diperkirakan terjadi pada 19 April 2023. Sedangkan arus balik diprediksi pada 5 Mei 2023.

"Untuk pesawat terbang, pada mudik Lebaran tahun ini diperkirakan jumlahnya naik hingga 33 persen, dan 37 persen untuk jumlah penumpang dari puncak arus mudik tahun 2022," kata Achmad..

Dalam menghadapi momentum mudik Lebaran 2023, sejumlah maskapai di Bandara Kualanamu, telah membuka penerbangan tambahan atau extra flight.

Penerbangan tambahan dengan rute Kualanamu-Yogyakarta (KNO-YIA), Kualanamu-Batam (KNO-BTH), Kualanamu-Pekanbaru (KNO-PKU), Kualanamu-Bangkok (KNO-DMK) untuk rute internasional, dan rute paling favorit yakni Kualanamu-Cengkareng (KNO-CGK).

"Periode extra flight tersebut dimulai pada tanggal 15 April hingga 1 Mei 2023," sebutnya.

Head of Corporate Secretary and Legal PT Angkasa Pura Aviasi, Dedi Al Subur, mengatakan momentum mudik Lebaran bagi masyarakat tahun ini diperkirakan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal tersebut diperkirakan terjadi usai dicabutnya kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah.

"Berarti akan terjadi lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan yang sangat signifikan di seluruh wilayah tanah air, termasuk Sumatera Utara," sebutnya.

(CSP)

Baca Juga

Rekomendasi