Pembangunan Pos Pengatur Lalin Dinilai Mubazir, Sudah 2 Tahun Tak Berfungsi

Pembangunan Pos Pengatur Lalin Dinilai Mubazir, Sudah 2 Tahun Tak Berfungsi
Pembangunan Pos Pengatur Lalin Dinilai Mubazir, Sudah 2 Tahun Tak Berfungsi (Analisadaily/Chaidir Chandra)

Analisadaily.com, Tebingtinggi - Pos pelayanan lalu lintas (lalin) di Simpang Empat Kota Tebingtinggi sudah lebih 2 tahun tidak difungsikan sama sekali oleh pihak Satlantas Polres Tebingtinggi.

Padahal, pos lalin itu dibangun atas sumbagsih Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi sebesar lebih kurang Rp 50 juta.

"Itu membangunnya bukan saat saya menjadi Kadis Perhubungan. Bukan di masa saya, berapa dananya saya juga tidak tahu," kata Kadis Perhubungan, Guntur Harahap, Rabu (17/5).

Pos pelayanan lalu lintas itu hingga kini tidak berfungsi, karena fasilitas tidak lengkap seperti komputer, AC dan perangkat lainnya. Apalagi bangunan pos pelayanan lalu lintas itu menggunakan besi dan kaca, sehingga udara di dalam pos itu cukup panas.

Pos Pelayanan Lalu Lintas berlantai 2 itu menggunakan lahan trotoar milik studio gambar Siang Malam. Tapi, hingga kini pos pelayanan lalu lintas itu aman-aman saja dan tidak ada temuan dari BPK Perwakilan Sumatera Utara.

“Apalagi, fungsi pos berukuran 3 x 2 meter itu untuk menempel Baliho dan spanduk imbauan tentang lalu lintas. Kalau cuma untuk menempel atau memajang, buat apa dibangun pos pelayanan lalu lintas di situ," ucap Mujahidin, warga.

(CHA/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi