Ketua YKI Sumut dan Langkat Sepakat Deteksi Dini untuk Kurangi Risiko Kanker

Ketua YKI Sumut dan Langkat Sepakat Deteksi Dini untuk Kurangi Risiko Kanker
Ketua YKI Sumut dan Langkat Sepakat Deteksi Dini untuk Kurangi Risiko Kanker (Analisadaily/Hery Putra Ginting)

Analisadaily.com, Stabat - Ketua Yayasan Kanker Indonesia Sumatera Utara (YKI Sumut) Nawal melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Langkat untuk melaksanakan roadshow cegah kanker yang diterima Ketua YKI Langkat, Endang Kurniasih, berserta jajaran di ruang pola kantor bupati, Kelurahan Kwala Bingai, Stabat.

Ketua YKI Langkat, Endang Kurniasih, menjelaskan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) sebagai organisasi non profit menangani bidang kesehatan mengemban visi dan misi dengan tugas utama membantu pemerintah dalam penanggulangan masalah kanker di Indonesia.

"Penanggulangan kanker adalah masalah yang sangat kompleks untuk mengatasinya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau Kementerian Kesehatan saja," ujar Endang, Rabu (24/5).

Kendati demikian, sambung Endang, kanker adalah masalah kita semua, kanker akan dapat diatasi segera apabila lebih awal diketahui gejalanya, bila sudah berlanjut semakin sulit diobati dan dapat menyebabkan kematian.

Ketua YKI Sumut, Nawal menjelaskan, kanker adalah sel dalam tubuh yang tumbuh tidak normal, sebenarnya kanker itu dapat di obatin, banyak masyarakat yang tidak tahu karena kurangnya sosialisasi ke masyarakat.

Harapannya, semua pihak maupun Kader PKK selalu menjadi corong buat menyampaikan kepada masyarakat terutama kepada ibu ibu yang ada di Langkat tentang penyakit kanker.

"Penyakit kanker harus ditangani dengan serius dan diobati secara medis," ujarnya.

Menurut Nawal, selain pola hidup sehat, upaya deteksi dini terhadap penyakit kanker melalui pemeriksaan kesehatan secara rutin, juga berperan penting mengurangi risiko terserang kanker.

"Jadi dengan Gerakan PHBS dan pemeriksaan kesehatan secara rutin akan mengurangi tingkat kematian akibat kanker, karena pengobatan dan pencegahan telah dilakukan sedini mungkin," pungkasnya.

(HPG/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi