Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Langkat Mulyono, saat membuka pelatihan (Analisadaily/Hery Putra Ginting)
Analisadaily.com, Gebang - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Langkat, Mulyono, menyampaikan keberadaan forum kewaspadaan dini masyarakat sangat vital dalam membantu untuk menciptakan Pemkab Langkat yang maju, sejahtera, dan religius.
"Karena bertugas sebagai mata dan telinga kepala daerah di tengah-tengah masyarakat, saya berharap agar FKDM yang terbentuk di kabupaten dan kecamatan mampu menjabarkan tugas dan fungsi kewaspadaan masyarakat dengan berbagai kegiatan yang mampu mencegah munculnya konflik di masyarakat," kata Mulyono, saat membuka pelatihan dan Koordinasi Forum Kewaspadaan Diri Masyarakat (FKDM) se-Kabupaten Langkat, di Dermaga Cinta, Kecamatan Gebang, Rabu (14/6).
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, sambung Mulyono, dalam rangka meningkatkan kapasitas anggota FKDM, baik kabupaten maupun kecamatan dalam kesiapsiagaan dan antisipasi dini di masyarakat.
Kemudian menyamakan visi dan persepsi, serta sikap setiap anggota FKDM dalam melaksanakan perencana pencegahan secara dini, dan penanganan persoalan yang terjadi di daerah dengan menjaga integritas hingga meningkatkan kompetensi serta tetap berkomitmen membantu program-program Pemkab Langkat.
"Saya berharap melalui pelatihan ini FKDM baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten mampu mengantisipasi perkembangan yang terjadi secara dini dengan perencanaan persiapan langkah-langkah batang yang berdasarkan Permendagri Nomor 46 tahun 2019 tentang perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 tahun 2018 tentang kewaspadaan diini di daerah," sebutnya.
Kepada para narasumber, Muliono mengucapkan terima kasih untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh peserta.
"Kepada para peserta agar mengikuti pelatihan dengan semangat dan antusias agar apa yang disampaikan oleh narasumber dapat diterapkan di tengah-tengah masyarakat," pungkasnya.
Ketua FKDM Langkat, Rismadianto Karo-Karo menyampaikan, FKDM di kecamatan baru terbentuk, dengan dasar berdirinya Permendagri No 46 tahun 2019.
"Kami FKDM Langkat adalah mata telinga Pemkab Langkat, kami adalah internal scurity pengaman Pemkab Langkat bukan menjadi yang diamankan," ujar Rismadianto.
Dijelaskannya, mereka bukan pembuat masalah, namun sebagai pemecah masalah demi masyarakat dan mengawal sampai tuntas kepala dearah.
"Kita bukan pembuat masalah tapi sebagai pemecah masalah demi masyarakat dan memiliki kepala daerah yang saat ini sangat bagus dalam bentuk ibadah dan bermasyarakatnya, maka dari itu kami kawal sampai tuntas kepala daerah Bapak Syah Afandin," pungkasnya.
Peserta dalam kegiatan ini adalah peserta pelatihan pengurus baru forum kewaspadaan dini masyarakat kecamatan se-Kabupaten Langkat berjumlah 125 orang yang terdiri dari FKDM Kabupaten berjumlah 10 orang dan FKDM Kecamatan 115 orang.
(HPG/RZD)