Anies Baswedan Ingatkan Soal Netralitas dan Pemilu Damai

Anies Baswedan Ingatkan Soal Netralitas dan Pemilu Damai
Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan saat berbicara di hadapan ribuan relawan dan kader partai pengusungnya di Gedung Olah Raga Futsal, Pancing, Kota Medan, Minggu (3/12). (Analisadaily/Cristison Sondang Pane)

Analisadaily.com, Medan - Netralitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menjadi pembicaraan di tengah masyarakat jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pada 24 Februari 2024.

Salah satu calon Presiden, Anies Baswedan, turut membicarakan hal itu saat berkampanye di hadapan ribuan relawan dan kader partai di Gedung Olah Raga Futsal, Pancing, Kota Medan, Minggu (3/12). Dia menegaskan, netralitas itu harus diwujudkan.

“Di luar sana ada percakapan tentang netralitas. TNI dan Polri tidak boleh mendukung salah satu calon. Kita ingin agar netralitas itu diwujudkan,” kata Anies, capres dari nomor urut 1 yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.

“Bila terima perintah untuk tidak netral, maka jawab, saya pernah disumpah dan sumpah saya mengatakan harus netral. tunjukkan itu pada atasan. dengan begitu maka pemilu kita akan aman, damai, jujur,” tutur Anies.

Tidak hanya itu, calon Presiden yang diusung Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyampaikan soal pentingnya menjaga agar Pemilu berlangsung damai.

Kata dia, kepada aparatur sipil negara, penegak hukum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jangan pernah khianati ibu kita yang melahirkan kita untuk Indonesia yang lebih maju.

“Ingin pemilu damai, maka jalankan Pemilu dengan adil, jangan curang, karena itu akan menghadirkan ketidakadilan, ketidakadilan memunculkan kemarahan,” kata Anies, yang disambut para relawan dan kader dengan tepuk tangan.

Sebelumnya, Anies Baswedan menyampaikan sejumlah program yang akan dia kerjakan jika nantinya terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

“Kita ingin lapangan pekerjaan lebih luas dengan mendorong investasi di bidang yang menyerap tenaga kerja. Selama ini, investasi banyak masuk ke Indonesia, tetapi tidak mampu menyerap tenaga kerja yang baik,” kata Anies sambil menyerukan kepada relawan dan kader partai untuk bersatu memenangkan pasangan AMIN.

Anies yang berpasangan dengan Muhaimin Iskandar (AMIN) melihat penyerapan tenaga kerja di bidang pertambangan sejauh ini belum maksimal. Tak heran jika banyak anak-anak muda yang menganggur atau kesulitan mendapatkan pekerjaan. Sehingga dia menegaskan akan fokus membuka sektor-sektor yang membutuhkan tenaga kerja banyak, seperti industri manufaktur.

Tidak hanya perluasan lapangan pekerjaan, Anies juga menyoroti masalah harga-harga sembako yang menurut dia semakin naik. Karena itu, dia sangat menginginkan agar kebutuhan pokok terjangkau, dan itu adalah prioritas utama. Dia pun menyampaikan sejumlah strategi mencari solusinya.

“Kami merencanakan ada tim khusus yang tugasnya adalah untuk menurunkan kebutuhan pokok, sehingga langsung rakyat merasakan perubahan. Kita sudah tidak sanggup lagi harga beras yang meroket luar biasa.

Program berikutnya pembangunan transportasi umum, termasuk di Kota Medan. Anies melihat bahwa transportasi sangat penting di sebuah kota-kota besar, karena bisa meringankan pengeluaran masyarakat, yaitu dengan harga yang murah. Sehingga warga bisa pergi ke mana saja, dari mana saja dengan mudah, dan harga yang terjangkau.

“Saya dengar kota medan sering macet. Salah satu yang akan kita lakukan, membangun transportasi umum di kota-kota besar seperti di Medan. Di jakarta hari ini ada transportasi yang menjangkau semuanya. Insya Allah kita bangun sama-sama di Medan transportasi umum dan tidak perlu membayar transportasi mahal,” kata Anies.

Sejalan dengan yang disampaikan Anies Baswedan terkait harga sembako. Menurut Ketua Koordinator Pemenangan Pemilu Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, harga kebutuhan pokok saat ini banyak dikeluhkan rakyat, karena harga tinggi.

“Saya pikir harga sembako murah adalah kebutuhan yang sangat esensial bagi masyarakat, dan saya yakin Anies Baswedan tidak hanya memberikan janji belaka, pasti bisa dilakukan. Keluhan bukan hanya di Medan, tapi juga secara nasional, sembako ini sudah tidak bisa terjaga, dan mungkin sudah terjadi ketimpangan sosial, ini yang kita khawatirkan,” tambah Prananda kepada awak media usai bertemu relawan dan kader partai.

Pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) diusung oleh tiga partai politik, diantaranya Partai NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, AMIN mendapat nomor urut 1.

(CSP)

Baca Juga

Rekomendasi