Pencuri Hewan Ternak Diamuk Massa, 1 Tewas dan Mobil Dibakar

Pencuri Hewan Ternak Diamuk Massa, 1 Tewas dan Mobil Dibakar
Mobil Daihatsu Xenia usai dibakar massa (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tebingtinggi - Polres Tebingtinggi kini terus berupaya melakukan penyelidikan atas penemuan mayat tanpa identitas (Mr X) dan seorang rekannya, yang juga Mr X mengalami luka berat.

Kejadian penemuan kedua mayat Mr X, persisnya, Kamis (22/2) pukul 19.00 WIB, petugas SPKT Polres Tebingtinggi menerima informasi dari masyarakat tentang ditemukannya diduga pelaku pencurian hewan ternak yang sudah dianiaya puluhan massa di areal ladang kampung panglong Desa Penggalian, Kecamatan Tebingsyahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kemudian, petugas gabungan Polres Tebingtinggi dan Polsek Tebingtinggi dipimpin Wakapolres Tebingtinggi, Kompol Asrul Robert Sembiring melakukan cek TKP.

Tiba di TKP, petugas melihat ada 2 orang pria tanpa identitas tergeletak diatas tanah sedang dikerumuni masyarakat yang berkumpul di lokasi kejadian. Tidak jauh dari itu, ditemukan 1 unit mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi BK 1868 TU dalam keadaan hangus terbakar.

"Setelah dilakukan pengecekan di TKP, ditemukan 1 orang pria tanpa identitas sudah meninggal dunia di tempat dan 1 orang lagi dalam keadaan luka berat. Kemudian, petugas membawa kedua orang tersebut ke RS Bhayangkara Tebingtinggi. Kedua Mr X kemudian dilakukan autopsi terhadap korban meninggal dunia dan perawatan medis kepada korban mengalami luka berat," kata Wakapolres Tebingtinggi melalui Kasi Humas, AKP Agus Arianto, Jumat (23/2).

Di tempat terpisah, keterangan dari petugas medis, kematian Mr X dikarenakan kehabisan darah. Karena sebelumnya korban sudah mengeluarkan banyak darah sebelum dibawa ke rumah sakit. Sementara, 1 orang lagi saat ini masih dalam perawatan medis.

"Diduga kedua korban ini (Mr X) merupakan sindikat pencurian hewan ternak. Hal tersebut dikuatkan dari ditemukannya 4 ikat tali tambang dan 3 buah lakban dari TKP. Dan saat ini, Polres Tebingtinggi masih menyelidiki kasus ini," tutur Kasi Humas.

(CHA/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi