FBW Santuni Anak Yatim di Lokop

FBW Santuni Anak Yatim di Lokop
FBW Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang, diabadikan bersama anak yatim di Lokop, Aceh Timur, Sabtu (25/2) (Analisadaily/Sudirman)

Analisadaily.com, Aceh Timur - Meskipun Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2024 sudah berlalu, tapi tidak membuat rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam Forum Bersama Wartawan (FBW) Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang, untuk memperingatinya dengan melakukan agenda kegiatan sosial, yakni menyantuni anak yatim di Kecamatan Lokop, Aceh Timur, Sabtu (24/2).

"Sebelumnya, kita beberapa waktu lalu sudah melakukan silaturahmi dengan membantu rekan rekan-rekan jurnalis yang sakit untuk menyalurkan bantuan sembako," ujar Ketua Panitia Pelaksanan HPN, Sudirman.

Kemudian, rekan-rekan berinisiatif mendoakan 12 jurnalis yang meninggal di Gaza, Palestina yang dibunuh oleh Zionis, Israel, bersama anak yatim di Lokop.

"Alasan kita menyantuni anak yatim di Lokop, karena daerah terpencil dan berharap dengan santunan ini dapat meringankan anak-anak yatim di Lokop," ujarnya.

Ketua FBW, Yosdinur, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, semoga menjadi amal ibadah baginya.

"Seharusnya, kita laksanakan pada Jumat (9/2), tapi karena pelaksanaan Pemilu 2024 pada Rabu (14/2), makanya kita undur,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Sayed Zahirsyah, yang merupakan Ketua PPWI Langsa. Ia mengucapkan semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan setiap tahunnya, dan menjadi rutinitas. Selain itu, momentum HPN momentum bagi para jurnalis untuk menyuarakan dengan hasil karya tulisnya dalam memajukan daerah, serta demi kepentingan masyarakat.

"Teruslah bekerja sebagai fungsi jurnalis dan selalu berpedoman kepada Undang-Undang Pers serta Kode Etik Kirnalistik, sehingga hasil karya tulis kita menjadi peran dalam kemajuan daerah, bangsa dan negara," katanya.

Keuchik Lokop, Zainuddin, mengucapkan terima kasih kepada para rekan-rekan jurnalis dari FBW dan semoga menjadi ladang amal atas perhatian terhadap anak yatim di daerah terpencil seperti ini.

(DIR/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi