Operasi Keselamatan Toba 2025 (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Serdang Bedagai - Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba pada 10-23 Februari 2025, Satuan Lalulintas Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengeluarkan surat tilang terhadap 382 kendaraan yang melanggar lalulintas.
Selama operasi, Satlantas tidak hanya melakukan penilangan, tetapi juga melakukan teguran sebanyak 843 terhadap pengendara yang dinilai tidak taat aturan berlalulintas.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Fauzul Arasti, Rabu (26/2) di Mako Polres Sergai. Fauzul menjelaskan, dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2025 ini mementingkan pendekatan kepada pengendara dengan memberikan edukasi serta pemahaman dalam berkendara di jalan raya.
Juga menyosialisasikan akibat atau dampaknya jika hal itu diabaikan. Para pengendara saat ini cenderung mengabaikan ketentuan yang sudah diatur dalam UU Nomor 22 Tentang Lalulintas. Selain itu, lemahnya pengawasan orangtua terhadap anak yang memakai sepeda motor, baik ke sekolah dan lainnya.
"Bukti lalainya para orangtua mengawasi anaknya memakai sepeda motor diantaranya tidak memakai helm SNI, boncengan lebih dari satu orang, kelengkapan kendaraan, seperti kaca spion, serta memakai knalpot brong. Ini bisa dibuktikan dengan hasil temuan personel di lapangan, setelah melakukan razia, padahal sosialisasi ke sekolah-sekolah sudah dilaksanakan,” kata Fauzul.
Anehnya lagi, saat dilakukan Operasi Keselamatan Toba 2025, diduga untuk menghindari adanya personel Lantas di Jalinsum, maka para pengendara sepeda motor kerap melalui jalan kabupaten/desa.
Beberapa kejadian yang menimbulkan korban jiwa sudah terjadi saat pengendara memakai jalan kabupaten/desa. “Padahal kita sudah melakukan sosialisasi ke desa-desa, dan meminta Kepala Desa untuk peduli dengan kondisi keselamatan di jalan yang berada di wilayahnya. Karena saat ini kondisi jalan di seluruh desa wilayah Kabupaten Sergai sudah mulus, dan memicu remaja untuk mengebut,” bebernya.
Namun, hal itu tidak didukung oleh layaknya kendaraan, bahkan beberapa kejadian tabrakan akibat sepeda motor tidak memakai lampu, bahkan ada yang sudah mengkonsumsi minuman keras, dan akibatnya tabrakan.
Ditambahkan Fauzul, selama kegiatan operasi keselamtan berlangsung, ada 7 kasus kecelakaan lalulintas yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia.
“Hasil lengkap selama kegiatan Operasi Keselamatan Toba Tahun 2025 di wilayah Polres Sergai tercatat jumlah tilang 382 kendaraan, terdiri dari 360 kendaraan roda dua, dan 22 kendaraan roda empat.
“Kalau dibandingkan tahun lalu, jumlah angka kecelakaan lalin di Jalinsum pada Operasi Keselamatan Toba 2025 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Sergai boleh dikatakan menurun,” pubgkasnya.
(BAH/RZD)