Masa Depan Atlet Sepak Bola Terlindungi, Langkah Maju IFA dan BPJS Ketenagakerjaan (Analisadaily/Jafar Wijaya)
Analisadaily.com, Medan - BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada siswa binaan sepak bola Ijeck Football Academy (IFA). Langkah ini merupakan bagian dari program perlindungan siswa dan atlet minat bakat, khususnya sepak bola usia dini.
Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, I Nyoman Suarjaya, menyampaikan terima kasih kepada H. Musa Rajekshah, anggota Komisi V DPR-RI sekaligus pembina IFA, atas dukungannya terhadap program ini.
"Di sini kami memberikan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada siswa binaan sepak bola, yang mana salah satu program BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan siswa dan atlet minat bakat khususnya sepak bola usia dini," ujar I Nyoman Suarjaya saat Gala Diner IFA di Anniversary 1 'Growth in Harmony' di Medan, Kamis (27/2) malam.
I Nyoman berharap IFA dapat melahirkan pemain-pemain hebat di masa depan. I Nyoman Suarjaya juga mengapresiasi IFA yang baru berumur satu tahun namun sudah bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
"Dari IFA ini bisa melahirkan pemain-pemain hebat ke depan, untuk mendukung program dari IFA. Di mana, IFA baru berumur satu tahun sudah bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Iuran per bulan untuk program ini adalah Rp16.800, yang mencakup dua program perlindungan, yaitu kecelakaan kerja dan kematian. Jika ada siswa yang mengalami kecelakaan dan memerlukan operasi, seluruh biaya akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan hingga sembuh.
"Apabila selama berlatih maupun bertanding ada anak-anak mengalami kecelakaan dan cidera maka, biayanya itu semua ditanggung BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh," jelas I Nyoman Suarjaya.
Program ini memberikan ketenangan bagi orang tua dan pelatih, sehingga anak-anak dapat bermain dengan totalitas dan mencapai prestasi maksimal. Saat ini, ada 60 siswa IFA yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, dengan usia 13 tahun ke atas.
I Nyoman Suarjaya berharap program ini dapat memicu Sekolah Sepak Bola (SSB) lain di Sumatera Utara untuk melindungi siswa atau atlet binaan mereka.
"Jadi ini bukti hadirnya negara untuk masyarakat melalui BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan bunyi Alinea keempat UUD 1945, melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia," pungkasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Medan Kota, Jefri Iswanto, sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh IFA dalam melindungi para atlet binaannya.
"Harapan kami dengan adanya kepedulian dari tokoh masyarakat Sumatera Utara, salah satunya dari Bapak Musa Rajekshah (Ijeck), maka minat bakat para atlet-atlet muda yang ada di Sumatera Utara diharapkan akan semakin cerah dengan terlindungnya mereka melalui program BPJS Ketenagakerjaan," tutup Jefri.
(JW/RZD)