Kobaran api melahap cafe yang diduga dijadikan sebagai tempat prostitusi di Desa Hutalombang, Kecamatan Lubuk Barumun, Padanglawas, Jumat (28/2) (Analisadaily/Atas Siregar)
Analisadaily.com, Padanglawas - Ratusan emak-emak merusak dan membakar Kafe di Desa Hutalombang, Kecamatan Lubuk Barumun, Jumat (27/2). Aksi tersebut dilakukan karena cafe remang-remang itu diduga dijadikan tempat prostitusi.
"Kafe remang-remang ini sebelumnya sudah diingatkan Forkopincam Lubuk Barumun untuk dibongkar dan tidak ada aktivitas hiburan malam, tetapi sama sekali tidak digubris para pemilik Kafe. Jadi harus masyarakat yang bertindak," ungkap salah seorang emak-emak.
Mereka menilai, Kafe-kafe yang diduga sebagai lokasi prostitusi cukup meresahkan,jadi harus diobrak -abrik dan dibakar biar tidak ada lagi di Desa Hutalombang ini.
Camat Lubuk Barumun, Adday Robby Harahap, menjelaskan aksi emak-emak merusak dan membakar Kafe di kawasan Hutambang karena sudah kesal dan resah dengan cafe terselubung berkedok prostitusi yang semakin menjamur.
Kepala Kepolisian Sektor Barumun, Iptu Sakti Harahap bersama Forkopincam sebelumnya telah memberi peringatan agar pemilik cafe menbongkar sendiri menjelang Ramadan ini.
"Sesuai informasi emak-emak, mulai pukul 08.00 sampai pukul 24.00 WIB kondisi Kafe sepi aktivitas dan dalam kondisi tertutup," kata Adday.
Tetapi menurut emak -emak, pukul 01.00 WIB sampai dini hari masih mendengar suara musik dari lokasi Kafe, sehingga mereka geram dan melakukan aksi pada hari ini.
"Kalau emak-emak sudah bertindak, tentu kita mau bilang apalagi karena mereka telah resah dengan keberadaan Kafe uang diduga tempat prostitusi," ucapnya.
Kata dia, sudah ada peringatan dan memberikan ultimatum kepada pemilik Kafe untuk membongkar dengan sendiri dan tidak dibuka lagi. Namun kenyataan masih ada hiburan malam sesuai informasi emak-emak yang mendengar ada suara musik ditengah malam.
(ATS/CSP)