RBB FJPI menyalurkan paket sembako kepada perwakilan pengurus YP ADHA (Analisadaily/istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara menyalurkan paket sembako ke Yayasan Peduli Anak dengan HIV/AIDS (YP ADHA) tepat bersebelahan dengan klinik MP yang berlokasi di jalan Harmoni Kecamatan Medan Helvetia.
Penyaluran sembako tahap kedua ini merupakan rangkaian dari Ramadan Berbagi Bersama FJPI (RBB FJPI) dengan tema "Berbagi Berkah, Meningkatkan Ukhuwah", Rabu (19/3/2025). Ada 24 paket sembako yang diserahkan ke ADHA.
Ketua Panitia RBB FJPI, Dinna F. Norris, mengatakan penyaluran paket tahap kedua merupakan akhir dari rangkaian kegiatan.
"Tahap kedua ini adalah hutang yang telah kami bayar lunas, di samping itu pula mengingat tanggung jawab kami pada para donatur dan sponsor yang membuat kami terpanggil untuk menuntaskannya," ujar Dinna.
Dinna menambahkan bahwa kegiatan Ramadan berbagi merupakan rutinitas FJPI yang telah berlangsung belasan tahun. Meski banyak kendala yang dihadapi, FJPI tetap komitmen menghelat kegiatan.
Dinna mengakui bahwa program efisiensi anggaran yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto membuatnya kewalahan dalam mencari sponsor RBB FJPI.
"Tak bisa dimungkiri, efisiensi anggaran sangat berdampak pada kegiatan yang kami helat. Bisa dilihat di tahun-tahun sebelumnya kami mendapatkan banyak sponsor dari beberapa instansi, tapi tahun ini hanya beberapa yang ikut berpartisipasi," terangnya.
Senada dengan Dinna, Ketua FJPI Sumut Khairunnisak Lubis mengatakan bahwa efisiensi anggaran turut berimbas pada kegiatan RBB FJPI.
"Kita harus putar otak untuk berburu donatur dan sponsor, gimana caranya meyakinkan mereka bahwa kegiatan amal yang kami gelar tidak mematok nominal. Artinya, para sponsor dan donatur boleh memberikan sumbangan dalam bentuk uang atau sembako," bebernya.
Pada momen yang sama, Ketua YP ADHA, Saurma Siahaan, menyambut kedatangan Panitia RBB FJPI, didampingi beberapa anak yang terdampak HIV/AIDS.
"Kami senang sekali dengan adanya charity ini, karena anak-anak yang kami rawat tentu butuh nutrisi. Ditambah lagi, mayoritas anak-anak ini lahir dari orang tua dengan ekonomi bawah," paparnya.
Saurma mengatakan anak-anak dengan HIV/IDS di bawah dampingan YP ADHA berjumlah 160 orang se-Sumatra Utara.
"Angka itu yang sudah jelas terdata, tapi kami yakin masih banyak anak-anak penderita HIV dan AIDS yang belum tersentuh edukasi dan pendampingan kami," tutur Saurma yang berprofesi sebagai Redaktur di Harian Analisa.
Saurma menyebutkan kegiatan rutinitas tahunan RBB FJPI benar-benar memberikan angin segar bagi penerima.
"Kami yakin, bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi keluarga korban di tengah kondisi Indonesia sekarang ini. Mudah-mudahan FJPI semakin maju dan jaya, dan saya harap ke depannya kita dapat menjalin kerjasama," terangnya.
Kegiatan ini berkat para donatur dan sponsor yakni Regal Springs Naturally Better Tilapia, Fiesta, Telkomsel, Sirup Kurnia, JNE, Aroma, Pertamina, Gempita Pro dan Dinas Kominfo Sumut.
Sebelumnya, FJPI Sumut telah menyalurkan bantuan paket sembako tahap pertama untuk mereka yang membutuhkan atau kaum mustahik, pada 7 Maret 2025 di Gedung Hijir Ismail, Asrama Haji Medan.
(WITA)