UNRWA Peringatkan Bencana Kemanusiaan Meningkat Pesat di Gaza

UNRWA Peringatkan Bencana Kemanusiaan Meningkat Pesat di Gaza
Ilustrasi warga Palestina di Jalur Gaza mengantri makanan akibat blokade bantuan oleh Israel. (ANTARA/Anadolu/py)

Analisadaily.com, Ankara - Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk pengungsi Palestina memberikan peringatan atas bencana kemanusiaan yang meningkat pesat di Jalur Gaza.

"Semua persediaan dasar hampir habis di Gaza. Itu berarti bayi, anak-anak akan tidur dalam keadaan kelaparan," kata direktur komunikasi (UNRWA), Juliette Touma dalam sebuah pernyataan dilansir dari Antara, Sabtu (12/4).

Lembaga itu juga menekankan, enam minggu setelah pengepungan yang diberlakukan Israel yang menghalangi masuknya bantuan dan persediaan komersial, persediaan makanan hampir habis, toko roti tutup, dan kelaparan meluas. Tindakan segera diperlukan untuk mencegah krisis kemanusiaan yang semakin buruk.

Tentara Israel memperbarui serangan mematikan di Gaza pada 18 Maret, menghancurkan kesepakatan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang berlaku pada Januari.

Lebih dari 50.900 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, kehilangan nyawa di Gaza dalam serangan brutal Israel sejak Oktober 2023.

Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.

(ANT/CSP)

Baca Juga

Rekomendasi