Lansia Daycare Aisyiyah Mentari Ramaikan CFD Stabat dengan Keripik Tempe Daun Kelor Mentari

Lansia Daycare Aisyiyah Mentari Ramaikan CFD Stabat dengan Keripik Tempe Daun Kelor Mentari
Lansia Daycare Aisyiyah Mentari Ramaikan CFD Stabat dengan Keripik Tempe Daun Kelor Mentari (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Langkat – Suasana Car Free Day (CFD) di sekitar alun-alun Kota Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu pagi, semakin semarak dengan hadirnya para lansia dari Daycare Aisyiyah Mentari Kwala Bingai.

Dengan penuh semangat, mereka ikut serta menjajakan produk inovatifnya, Keripik Tempe Daun Kelor Mentari, kepada para pengunjung.

Keripik yang menjadi ikon usaha kreatif Daycare Lansia ini menarik perhatian banyak warga. Selain rasanya yang gurih dan renyah, produk ini memiliki keunggulan karena diperkaya dengan daun kelor, yang dikenal kaya vitamin dan mineral.

Tak sedikit warga yang mencoba langsung di lokasi, bahkan membeli untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh sehat khas Kwala Bingai.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Camat Stabat, Bapak Bambang Eko Winarno, S.STP bersama keluarga, yang turut hadir memberikan semangat.

Kehadirannya bersama keluarga menunjukkan apresiasi terhadap upaya pemberdayaan lansia dalam meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkenalkan produk lokal yang sehat dan berkualitas.

Usaha kreatif ini sendiri lahir dari program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Tahun 2025, yang didampingi oleh dosen-dosen Universitas Sumatera Utara (USU), yaitu Nur Ulina Warnisyah Sebayang, SP., M.Agr., Putri Chandra Ayu, S.TP., M.Si., dan Ecia Meilonna Koka, S.K.M., M.Kes. Pendampingan juga melibatkan mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian USU, yang turut aktif membantu para lansia dalam proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran.

“Semangat para lansia ini patut menjadi contoh, bahwa usia bukanlah penghalang untuk tetap produktif dan berkarya. Kami dari pihak kecamatan tentu akan terus mendukung kegiatan seperti ini,” ujar Bambang Eko Winarno dalam sambutannya.

Melalui kegiatan CFD, Keripik Tempe Daun Kelor Mentari tidak hanya menjadi media promosi, tetapi juga simbol kebersamaan, kepedulian, dan bukti bahwa kelompok lansia mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Harapannya, produk ini bisa menembus pasar yang lebih luas dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain di Kabupaten Langkat.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi