Kapolda NTT Raih HeForShe Awards 2025, Bukti Kepemimpinan Inklusif dan Dukungan Penuh untuk Polwan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Jakarta – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menorehkan prestasi gemilang. Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., terpilih sebagai salah satu dari empat nominator terbaik Polri Awards in Support of UN “HeForShe” Movement 2025 yang diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Dari delapan nominator nasional yang dinilai berprestasi dalam mendorong kesetaraan gender, Polda NTT menduduki posisi terbaik bersama Polda NTB, Babel, dan Jabar.
Penghargaan ini diberikan kepada pemimpin Polri yang dinilai berhasil memperkuat peran Polwan, meningkatkan kapasitas mereka, serta membuka ruang kepemimpinan yang lebih luas bagi perempuan. Ajang yang digelar di The Tribrata Dharmawangsa Jakarta tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri mendukung kesetaraan gender dan gerakan Global HeForShe. Proses seleksi berlangsung ketat melalui penilaian kebijakan, verifikasi program, hingga visitasi lapangan untuk melihat langsung implementasi komitmen tersebut.
Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko,menyampaikan “Rasa syukur dan kebahagiaannya setelah Polda NTT terpilih sebagai nominasi terbaik dalam penghargaan HeForShe Movement. Awalnya saya tidak percaya dan tidak menyangka bahwa Polda NTT bisa meraih penghargaan ini, yang mungkin telah melalui pertimbangan dan penilaian para juri. Kebahagiaan dan rasa syukur ini bukan semata karena kerja pribadi saya, tetapi hasil kerja keras seluruh anggota Polda NTT, khususnya para Polwan, yang telah berdedikasi tinggi dalam mendukung kesetaraan gender dan mendorong kepemimpinan inklusif di institusi kepolisian.”
Komitmen tersebut juga terlihat jelas saat visitasi HeForShe pada 14 Oktober 2025, ketika tim juri menilai berbagai fasilitas pendukung di Polda NTT, seperti Ruang Unit PPA Ditreskrimum dan Mess Polwan. Dalam kunjungan itu, Kapolda Rudi menegaskan bahwa upaya memperkuat kesetaraan gender bukan hanya kewajiban moral, tetapi strategi penting membangun Polri yang lebih profesional, humanis, dan inklusif.
Langkah ini sejalan dengan visi Kapolri untuk mewujudkan Polri yang profesional dan menghargai keberagaman. “Kami ingin semua anggota, baik laki-laki maupun perempuan, berkembang secara optimal dan berkontribusi penuh bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” tambah Kapolda NTT Rudi Darmoko.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Polda NTT telah menjalankan berbagai program pemberdayaan Polwan, mulai dari penguatan kesehatan fisik dan mental melalui USEFT (Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique) dan Klinik Bahagia hingga pelatihan kepemimpinan, mentoring, dan coaching. Beragam inisiatif ini membuka kesempatan lebih luas bagi Polwan untuk berperan dalam operasi strategis serta penanganan wilayah rawan di NTT.
Dampak dari upaya ini dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kapasitas Polwan yang semakin meningkat berkontribusi pada pelayanan publik yang lebih profesional, responsif, dan sensitif gender. Sementara itu, dorongan Kapolda NTT Rudi Darmoko dalam menempatkan perempuan pada posisi strategis menjadi inspirasi bagi satuan kerja Polri lainnya untuk menerapkan prinsip kesetaraan dan kepemimpinan inklusif.
Penghargaan HeForShe Awards 2025 menjadi momentum bersejarah bagi Polda NTT. Lebih dari sekadar apresiasi bagi seorang pemimpin, prestasi ini mencerminkan transformasi budaya kepemimpinan di tubuh Polri, di mana kesetaraan, pemberdayaan perempuan, dan inklusivitas menjadi bagian dari DNA institusi. Dengan visi dan aksi nyata Kapolda NTT Rudi Darmoko, Polda NTT tidak hanya mencetak prestasi nasional, tetapi juga membuka jalan bagi hadirnya pola kepemimpinan yang lebih adil, progresif, dan berkesinambungan di seluruh Indonesia.
(REL/RZD)