Soal Bencana di Sumut

Garda Pemuda NasDem Sumut : Audit Lingkungan dan Sumber Masalah Harus Ditindak Tegas

Garda Pemuda NasDem Sumut : Audit Lingkungan dan Sumber Masalah Harus Ditindak Tegas
Garda Pemuda NasDem Sumut : Audit Lingkungan dan Sumber Masalah Harus Ditindak Tegas (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabulaten Tapanuli Selatan, Madina, Tapanuli Tengah dan Sibolga pada penghujung Nopember ini (25 Nopember 2025) adalah akumulasi dari kejahatan perusakan hutan yang masif terjadi di wilayah tersebut.

Demikian ditegaskan oleh Ketua Garda Pemuda NasDem Sumatera Utara, Defri Noval Pasaribu SE MSP, dalam keterangan persnya, Sabtu (29/11/2025).

"Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Sumatera Utara disebabkan akumulasi dari kejahatan perusakan hutan secara masif yang terjadi sejak beberapa tahun terakhir," tegas Defri Noval Pasaribu.

Jika dicermati kejadian banjir khususnya di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah serta Sibolga, urai Defri, terjangan air bah disertai lumpur dan gelondongan kayu kayu besar.

"Media secara jelas menampilkan visual banjir bandang disertai lumpur dan kayu gelondongan yang menerjang pemukiman penduduk. Tidak mungkin curah hujan dapat menggergaji kayu kayu di hutan," jelasnya.

Defri Noval Pasaribu sangat menyesalkan kejadian bencana alam ini. Dirinya menghimbau agar aksi kemanusiaan pada korban terdampak harus sesegera mungkin dilakukan dan tepat sasaran.

Namun, pemerintah tidak hanya berhenti pada aksi kemanusiaan pasca bencana. "Tidak cukup aksi kemanusiaan pasca bencana. Aksi kemanusiaan penting, namun jauh lebih penting semua pihak berani melakukan tindakan tegas pada pihak pihak menyebabkan kerusakan hutan dan melakukan audit lingkungan," papar legislator Partai NasDem Sumut ini

Menurut Sekretaris Komisi D DPRD Sumut ini, tindakan tegas pada pelaku perusakan hutan ini wajib dilakukan agar keberanian pemerintah hari ini menjamin masa depan anak cucu kita

Untuk itu, kata Defri Noval Pasaribu, pemerintah, baik pihak kementerian dan pemerintah provinsi serta kabupaten kota meninjau ulang izin dan audit perusahaan perusahaan yang terindikasi melakukan perusakan lingkungan.

Aparat Penegak Hukum juga, tambah Ketua Garda Pemuda NasDem Sumut ini, harus bertindak tegas pada perusahaan perusak lingkungan

"Apa yang kita alami hari ini, banjir bandang dan tanah longsor adalah imbas dari praktek curang yg dilakukan pada masa lampau. Kakau tak ada langkah tegas, kejadian hari ini akan terjadi kembali bahkan berdampak lebih parah di tahun tahun mendatang," kata Defri

Defri Noval Pasaribu juga mengajak masyarakat untuk bertindak aktif pada perusahaan atau siapapun yang terindikasi melakukan perusakan hutan dan lingkungan.

"Saya mengajak masyarakat untuk bersikap aktif untuk mencegah perusahaan yang terindikasi merusak hutan dan lingkungannya," ajaknya mengakhiri

Bila tindakan tegas dilakukan pada perusak hutan dan alam kita terjaga dari perusakan maka perubahan iklim dan cuaca ekstrim tidak berdampak besar oleh hutan dan alam kita yang terjaga dengan baik dan minim perusakan.

(NAI/NAI)

Baca Juga

Rekomendasi