Saat Banjir Melanda Ruas Medan-Binjai KM 7-9, MBT Terapkan Contraflow untuk Urai Kepadatan (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Deliserdang - Jalan Tol Ruas Medan - Binjai mengalami gangguan signifikan akibat banjir meluas yang disebabkan oleh cuaca buruk pada Kamis malam (27/11).
Genangan air banjir dilaporkan terjadi di Kilometer (KM) 7 hingga 9, menyebabkan kemacetan dan mengganggu arus lalu lintas.
Menyikapi kondisi tersebut, PT Medan Binjai Toll (MBT) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) segera mengambil tindakan cepat. MBT, bekerja sama dengan PT Hakaaston (HKA) dan PJR Ditlantas Polda Sumut, memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan skema contraflow.
Manager Teknik Operasi dan Pemeliharaan PT Medan Binjai Toll, Abdul Arif Amrulloh, menjelaskan bahwa contraflow diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjebak banjir.
"Petugas kami telah menerapkan contraflow di IC Helvetia dan KM 7 Jalur B untuk mengurai kepadatan kendaraan secara bertahap. Sedikitnya ada 10 kendaraan yang mengalami mati mesin saat memaksa menerjang genangan air banjir dan sedang kita lakukan evakuasi ke gerbang terdekat," ujar Arif.
Setelah genangan air surut, petugas dari MBT dan HKA langsung membersihkan sisa material banjir di lokasi. Abdul Arif Amrulloh memastikan bahwa upaya pembersihan telah rampung.
"Pembersihan sisa material banjir sudah selesai dilakukan, jalan tol sudah bisa dilalui kendaraan baik dari arah Medan menuju Binjai ataupun sebaliknya. Karena sistem contraflow sudah kita akhiri pagi tadi," tambahnya.
PT Medan Binjai Toll mengimbau seluruh pengguna jalan tol yang melintas di Ruas Medan - Binjai - yang merupakan bagian strategis dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang 17,42 KM - untuk selalu berhati-hati dan waspada saat mengemudi dalam kondisi cuaca ekstrem.
Pengguna jalan dapat menghubungi Call Centre Tol Medan Binjai di 150700 jika terdapat keluhan atau membutuhkan bantuan.
(JW/RZD)