Stasiun Araskabu Jadi ‘Hub’ Intermoda, Dekatkan Warga Sumut ke Bandara Kualanamu Lewat Kereta Api

Stasiun Araskabu Jadi ‘Hub’ Intermoda, Dekatkan Warga Sumut ke Bandara Kualanamu Lewat Kereta Api
Stasiun Araskabu Jadi ‘Hub’ Intermoda, Dekatkan Warga Sumut ke Bandara Kualanamu Lewat Kereta Api (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Infomasi menarik bagi masyarakat Sumatera Utara yang akan menuju Bandara Kualanamu dengan kereta api, perjalanannya bisa jauh lebih singkat tanpa harus melewati Kota Medan.

Melalui Stasiun Araskabu di Kabupaten Deli Serdang, para penumpang dari berbagai daerah kini memiliki titik temu strategis untuk berpindah moda transportasi dengan sangat mudah.

Stasiun interchange yang berada di ketinggian 7 meter di atas permukaan laut ini mulai mendapat perhatian pelanggan kereta api, terbukti dengan layanan kepada 1.487 penumpang yang naik dan turun di stasiun tersebut selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Stasiun Araskabu berfungsi sebagai titik integrasi antara KA Srilelawangsa menuju bandara dengan kereta jarak jauh maupun KA lokal seperti KA Putri Deli, KA Sribilah Utama, dan KA Siantar Ekspres.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa efisiensi waktu menjadi keunggulan utama dari pola perjalanan lewat kereta api.

"Para penumpang dari arah Tanjungbalai, Rantau Prapat, maupun Siantar yang ingin menuju Bandara Kualanamu tidak perlu lagi menempuh perjalanan ke Stasiun Medan," ujar Anwar, Sabtu (3/1).

Masyarakat cukup turun di Stasiun Araskabu dan langsung beralih menggunakan KA Srilelawangsa yang dioperasikan oleh KAI Bandara, bagian dari KAI Grup dengan waktu tempuh kurang dari 10 menit.

Kemudahan ini menjangkau warga dari berbagai wilayah mulai dari Tanjungbalai, Kisaran, Asahan, Batu Bara, Tebing Tinggi, hingga Labuhanbatu yang mendambakan akses cepat ke pintu jalur udara.

Pola ini juga berlaku bagi para wisatawan yang baru mendarat di Sumatera Utara dan berencana menikmati keindahan Danau Toba melalui jalur darat yang lebih santai.

"Wisatawan dari Bandara Kualanamu naik KA Srilelawangsa kemudian turun di Stasiun Araskabu untuk melanjutkan perjalanan dengan KA Siantar Ekspres menuju Stasiun Siantar yang jaraknya cukup dekat dengan Danau Toba," tambah Anwar.

Keandalan jadwal menjadi daya tarik tersendiri dengan ketersediaan perjalanan KA Srilelawangsa mulai pukul 05.56 WIB hingga keberangkatan terakhir pada 19.59 WIB.

Ketepatan waktu perjalanan KA yang mencapai 100 persen selama masa Nataru memberikan jaminan bagi para pelancong untuk tiba di tujuan sesuai rencana tanpa khawatir terjebak kemacetan.

“Integrasi antar kereta ini menjadi solusi perjalanan yang tidak hanya ekonomis dan aman, tetapi juga sangat efisien bagi mobilitas masyarakat di Sumatera Utara. Penggunaan kereta api menawarkan kenyamanan maksimal dengan jadwal perjalanan yang sangat dapat diprediksi oleh setiap pelanggan,” pungkas Anwar.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi