Suntik Modal Rp729 Miliar, BRI Kabanjahe Siap Gas Pol Ekonomi Karo di 2026 (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Kabanjahe – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Kabanjahe tancap gas memperkuat ekonomi Kabupaten Karo menjelang tahun 2026. Melalui komitmen pemberdayaan UMKM dan digitalisasi desa, bank pelat merah ini memosisikan diri sebagai motor penggerak utama kesejahteraan masyarakat Bumi Turang.
Dalam acara silaturahmi bersama insan pers di Bob Cafe, Kabanjahe, Kamis (8/1), Pemimpin Cabang BRI Kabanjahe, Albertus Donny Cahyono, memaparkan visi strategis bertajuk
"Meningkatkan Peran untuk Pertumbuhan Ekonomi Tanah Karo 2026".
Salah satu bukti nyata dukungan BRI adalah masifnya penyaluran modal usaha. Hingga Januari 2026, BRI Kabanjahe tercatat telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp729,14 miliar.
"Dana ini telah mengalir ke 19.696 debitur di seluruh Tanah Karo. Kami ingin memastikan sektor produktif masyarakat tidak terkendala permodalan untuk terus tumbuh," ujar Donny yang didampingi SPO Pilemon Meliala.
Tak sekadar memberi pinjaman, BRI Kabanjahe mengerahkan kekuatannya hingga ke unit terkecil di desa. Infrastruktur layanan mereka saat ini meliputi 17 BRI Unit dan 5 Teras BRI. 2.985 Agen BRILink sebagai perpanjangan tangan bank di desa. Serta 120 Personel pendamping yang aktif memberikan literasi keuangan.
Menariknya, Donny mengibaratkan perannya dan tim sebagai "Ketua Kelas" yang turun langsung mengawal masyarakat dalam memahami ekosistem perbankan modern.
BRI juga mendorong transformasi desa melalui program Desa BRILiaN. Di Karo, sudah terdapat 17 Desa BRILiaN dan 153 klaster usaha yang dibina. Program ini fokus pada empat pilar utama: Inovasi, Keberlanjutan (Sustainability), Digitalisasi, dan Kolaborasi.
Donny juga membuka pintu lebar-lebar untuk sinergi dengan inisiatif lokal seperti Koperasi Desa Merah Putih dan penguatan BUMDesa. Targetnya, desa-desa di Karo tidak hanya menjadi objek ekonomi, tapi subjek yang mandiri secara finansial.
Tren transaksi non-tunai juga melesat. Saat ini terdapat 1.683 merchant QRIS aktif di bawah naungan BRI Kabanjahe, memudahkan wisatawan dan warga lokal bertransaksi secara digital, sekaligus memperkuat data ekonomi UMKM.
"BRI siap tumbuh bersama Tanah Karo. Dengan kolaborasi antara perbankan, pemerintah, desa, dan rekan-rekan pers, kami optimistis ekonomi daerah akan semakin kuat dan inklusif di tahun 2026 ini," tutup Donny.
(DIK/RZD)