Jembatan Gantung di Desa Adian Taropo Mulai Diperbaiki (Analisadaily/G Tambunan)
Analisadaily.com, Aek Natas — Jembatan gantung yang berlokasi di Desa Adian Torop, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), yang selama ini mengalami kerusakan parah, akhirnya mendapat perbaikan.
Perbaikan tersebut difasilitasi Anggota DPRD Labura dari Fraksi PKS, Hasan Basri Pasaribu, bersama Kepala Desa Adian Torop Kaharuddin Sipahutar, Kepala Desa Pangkalan Suhaimi Tanjung, serta dukungan PT Socfindo dan PT KSS, Jumat (9/1/2026).
Selama ini kondisi jembatan sangat memprihatinkan. Banyak lantai jembatan yang terbuat dari besi telah putus, sementara penyangga lantainya sudah keropos. Akibatnya, tidak sedikit warga yang terjatuh saat melintas di jembatan tersebut.
Jembatan gantung ini dibangun pada tahun 2003 sebagai penghubung antara Desa Adian Torop dan Desa Pangkalan. Jembatan yang membentang di atas Sungai Aek Natas ini menjadi akses vital masyarakat, baik untuk mengangkut hasil pertanian, aktivitas anak sekolah, maupun sarana berangkat dan pulang kerja.
Namun, selama bertahun-tahun kondisinya rusak parah. Kini masyarakat merasa lega karena harapan mereka untuk perbaikan jembatan akhirnya terwujud.
Pekerjaan perbaikan jembatan dijadwalkan dimulai pada Senin (12/1/2026). Seluruh material seperti besi lantai jembatan dan besi penyangga telah berada di lokasi. Material besi disediakan oleh PT Socfindo, sedangkan pekerjaan pemasangan lantai dan penyangga jembatan akan dilaksanakan oleh PT KSS.
Salah seorang warga setempat mengaku sangat terbantu dengan adanya perbaikan jembatan tersebut. “Selama ini kami kesulitan melintasi jembatan karena kondisinya sudah rusak parah. Banyak lantai jembatan yang putus, bahkan sudah beberapa kali memakan korban. Beberapa hari lalu, seorang penjual sayur terjatuh di jembatan ini,” ujarnya.
Warga lainnya juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Hasan Basri Pasaribu. “Kami sangat berterima kasih kepada Anggota DPRD Labura Hasan Basri Pasaribu yang telah mengorbankan pikiran dan materi demi kepeduliannya kepada masyarakat. Padahal ini bukan tahun politik. Semoga beliau semakin sukses dalam kariernya,” ucap warga tersebut.
Saat ditemui di lokasi, Hasan Basri Pasaribu menjelaskan bahwa beberapa minggu sebelumnya Kepala Desa Adian Torop dan Kepala Desa Pangkalan datang melaporkan kondisi jembatan yang rusak.
“Sementara dana APBD Labura sudah habis, sehingga kami mengajak PT Socfindo dan PT KSS untuk bermusyawarah mencari solusi perbaikan jembatan ini,” jelasnya.
Dari hasil musyawarah tersebut, PT Socfindo menyanggupi untuk menyediakan material besi lantai jembatan, sementara PT KSS bersedia melaksanakan pekerjaan perbaikannya. Adapun tiang penyangga jembatan akan dibangun secara bersama-sama oleh pihak desa.
“Perbaikan jembatan akan dimulai hari Senin sesuai kesepakatan dengan PT KSS, karena material besi baru diantarkan ke lokasi oleh PT Socfindo kemarin,” tutup Hasan Basri Pasaribu.
Sementara itu, Kepala Desa Adian Torop, Kaharuddin Sipahutar, mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak menggunakan jembatan selama proses perbaikan berlangsung. Hal tersebut agar pekerjaan tidak terganggu dan hasil perbaikan dapat maksimal.
(GT)
(WITA)