Hanya Tersisa 4 Rumah dan 1 Masjid, Laznas AQL Peduli Tembus Dusun Terparah di Aceh Tamiang

Hanya Tersisa 4 Rumah dan 1 Masjid, Laznas AQL Peduli Tembus Dusun Terparah di Aceh Tamiang
Hanya Tersisa 4 Rumah dan 1 Masjid, Laznas AQL Peduli Tembus Dusun Terparah di Aceh Tamiang (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Aceh Tamiang - Pascabencana banjir bandang yang menerjang Kabupaten Aceh Tamiang, Dusun Lubuk Sidup di Kecamatan Sekarak muncul sebagai potret wilayah dengan kerusakan paling ekstrem. Dari total lebih dari 170 rumah warga, kini hanya tersisa empat unit rumah dan satu masjid yang masih berdiri.

Tim Lapangan Laznas AQL Peduli, Gus Rumasisin, melaporkan bahwa mayoritas bangunan warga lainnya rusak berat bahkan rata dengan tanah. Kondisi ini memaksa para korban bertahan hidup di bawah tenda-tenda darurat yang didirikan di atas puing-puing tanah milik mereka.

Meskipun secara geografis hanya berjarak sekitar 10 kilometer dari ibu kota Aceh Tamiang, akses dan infrastruktur di Dusun Lubuk Sidup mengalami kerusakan total. Selain hunian, fasilitas ibadah dan jalan umum juga hancur terdampak arus banjir.

"Dusun ini termasuk yang paling parah terdampak. Bayangkan, dari lebih 170 rumah, hanya empat rumah dan satu masjid yang tersisa. Itulah mengapa bantuan sandang dan pangan menjadi prioritas kami saat ini," ujar Gus Rumasisin, Minggu (11/1).

Merespons kondisi darurat tersebut, Laznas AQL Peduli menyalurkan bantuan logistik berupa: Pakaian layak pakai untuk warga yang kehilangan harta benda dan bahan pokok serta suplemen nutrisi seperti kurma.

Pimpinan AQL Wilayah Aceh–Sumatera Utara, Affan Lubis, menegaskan komitmen lembaga untuk menjangkau wilayah terpencil yang sulit akses.

"Kami berupaya terus hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi pulih, tidak hanya di pusat wilayah, tapi juga di dusun terpencil seperti Lubuk Sidup," tegasnya.

Haru Warga di Tengah Keterbatasan

Bantuan diserahkan secara simbolis melalui Ibu Arma, istri Datuk (Kepala Dusun) Lubuk Sidup. Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para donatur.

"Terima kasih banyak atas bantuan pakaian dan makanannya. Kami tidak bisa membalas kebaikan kalian kecuali dengan doa. Semoga kalian dan seluruh penyumbang diberikan kesehatan selalu," ucap Ibu Arma dengan mata berkaca-kaca.

Azmi Habiburrahman, Pimpinan Posko AQL Peduli Aceh Tamiang, menambahkan bahwa pihaknya masih menyiagakan posko di Kuala Simpang untuk terus mengawal masa pemulihan. Fokus utama saat ini adalah memastikan warga di wilayah dengan kerusakan tinggi dapat kembali beraktivitas secara bertahap.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi