Pulihkan Harapan Warga Batang Toru, GM PLN UID Sumut Pastikan Kesiapan Listrik di Lokasi Huntara (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Tapsel - PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatera Utara. Hal ini dibuktikan dengan kunjungan langsung General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, untuk meninjau infrastruktur kelistrikan di Hunian Sementara (Huntara) Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Jumat (9/1).
Langkah ini diambil untuk memastikan fase transisi pemulihan masyarakat terdampak bencana berjalan lancar dengan dukungan energi listrik yang andal.
Dalam peninjauannya, Mundhakir menjelaskan bahwa PLN telah menyiapkan infrastruktur secara bertahap. Saat ini, jaringan distribusi dan tiang listrik telah menjangkau akses utama menuju kawasan Huntara.
"Hadirnya listrik di kawasan hunian sementara bukan sekadar pemenuhan infrastruktur, tetapi bagian dari proses memulihkan harapan dan rasa aman masyarakat. PLN memastikan kesiapan jaringan agar Huntara dapat segera difungsikan secara optimal," ujar Mundhakir.
Saat ini, terdapat 144 unit hunian dan 4 unit dapur umum yang sedang dalam tahap konstruksi. Secara total, pemerintah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait menargetkan pembangunan hingga 267 unit hunian.
PLN telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan penyambungan listrik secara menyeluruh segera setelah fisik bangunan siap, guna mendukung berbagai aspek kehidupan warga, seperti memberikan kenyamanan bagi pengungsi, mendukung fasilitas kesehatan dan pendidikan darurat dan menjamin keamanan kawasan Huntara di malam hari.
Mundhakir menegaskan bahwa kehadiran PLN adalah wujud tanggung jawab sosial dan mandat negara dalam menjamin layanan dasar. Dengan tersedianya listrik lebih awal, diharapkan proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Batang Toru dapat berjalan lebih cepat.
Kunjungan ini juga berfungsi sebagai pengawasan teknis untuk memastikan standar keselamatan dan keandalan jaringan tetap terjaga, mulai dari masa pembangunan hingga Huntara dihuni sepenuhnya oleh masyarakat.
(JW/RZD)