Misi R3P Dimulai: Kolaborasi BPS-TNI Kirim Tim Pendata ke Lokasi Bencana Sumatera

Misi R3P Dimulai: Kolaborasi BPS-TNI Kirim Tim Pendata ke Lokasi Bencana Sumatera
Misi R3P Dimulai: Kolaborasi BPS-TNI Kirim Tim Pendata ke Lokasi Bencana Sumatera (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Badan Pusat Statistik (BPS) mengambil langkah cepat dalam mendukung Satuan Tugas Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Satgas R3P).

Melalui mandat Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026, BPS resmi menerjunkan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) untuk melakukan pendataan menyeluruh di wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Sebagai Ketua Bidang Pengelola Data Bencana, BPS memastikan bahwa perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi harus didasarkan pada data yang akurat dan tepat waktu.

Guna menjangkau lokasi dengan cepat, BPS berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pada tanggal 14 dan 15 Januari 2026, rompongan mahasiswa STIS diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.

Tim pendata mendarat secara bertahap di dua titik utama, yakni Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh dan Lanud Soewondo, Sumatera Utara. Pemanfaatan alutsista TNI ini dilakukan untuk memastikan personel dan perlengkapan pendataan tiba di lokasi sasaran tanpa hambatan logistik.

Kegiatan pendataan ini menjadi krusial dalam memetakan kerusakan serta kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana. Data yang dihimpun oleh para mahasiswa STIS ini nantinya akan menjadi fondasi bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan kembali infrastruktur dan pemulihan ekonomi di wilayah terdampak.

"Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penyediaan data yang akurat sebagai dasar perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana," tulis pernyataan resmi terkait pelaksanaan program tersebut.

Dengan keterlibatan tenaga muda ahli statistik, pemerintah optimis proses pemulihan di Pulau Sumatera dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan tepat sasaran.

(RZD)

Baca Juga

Rekomendasi