Pulihkan Aceh Pascabencana, UBN Rangkul Alumni Timur Tengah Lewat Program Berbasis Masjid

Pulihkan Aceh Pascabencana, UBN Rangkul Alumni Timur Tengah Lewat Program Berbasis Masjid
Pulihkan Aceh Pascabencana, UBN Rangkul Alumni Timur Tengah Lewat Program Berbasis Masjid (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Aceh - Pembina Laznas AQL Peduli sekaligus Ketua Umum Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), KH Bachtiar Nasir (UBN), melakukan kunjungan kerja ke wilayah Aceh Tamiang, Langkat, dan Langsa pada Kamis (15/1).

Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergitas bersama para alumni Timur Tengah guna menyukseskan program pemulihan pascabencana berbasis masjid.

Selain menjalin silaturahmi, kehadiran UBN juga dimaksudkan untuk memantau langsung posko bantuan kemanusiaan Laznas AQL Peduli yang tersebar di beberapa titik terdampak bencana.

Dalam pertemuan hangat dengan tokoh lokal seperti Ustadz Marwan, UBN mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan para intelektual lulusan Timur Tengah di Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, IDI, hingga Aceh Utara adalah kunci percepatan pemulihan.

"Saya berpikir, dengan adanya jalinan silaturahmi ini, akan menambah energi menjadi lebih besar. Saya merasa diringankan dalam menggairahkan dakwah di sini. Kedepannya, saya pikir perlu mendatangkan bantuan yang lebih banyak lagi untuk mendukung dakwah di Aceh," ujar UBN.

Program unggulan yang diusung oleh Laznas AQL Peduli kali ini adalah Pemulihan Pascabencana Berbasis Masjid. Strategi ini menitikberatkan pada penguatan tiga pilar utama masyarakat pascabencana yakni Kekuatan Spiritual: Mengembalikan kedekatan masyarakat dengan agama. Kekuatan Moral: Membangun kembali integritas dan tatanan sosial. Kekuatan Mental: Memberikan trauma healing dan motivasi untuk bangkit.

UBN menekankan bahwa masjid harus menjadi sentral pergerakan. Jika aspek spiritual dan mental masyarakat sudah kokoh, maka dampak positif secara sosial dan ekonomi akan mengikuti secara alami.

UBN mengajak seluruh alumni Timur Tengah dan penggiat dakwah di Aceh untuk bergerak bersama secara masif. Menurutnya, Aceh memerlukan penguatan fondasi karakter agar masyarakatnya mampu menghadapi tantangan masa depan dengan lebih baik.

"Kami mengajak para Alumni Timur Tengah di Aceh untuk sama-sama bergerak melaksanakan pemulihan pascabencana berbasis masjid. Dengan begitu, kekuatan spiritual, moral, dan mental masyarakatnya akan menghadirkan kebaikan bagi kehidupan sosial dan ekonomi di masa depan," pungkasnya.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi