Belasan Rumah Warga Padat Penduduk di Aceh Tenggara Terbakar

Belasan Rumah Warga Padat Penduduk di Aceh Tenggara Terbakar
Belasan Rumah Warga Padat Penduduk di Aceh Tenggara Terbakar (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Babussalam - Sebanyak sebelas unit rumah warga di Desa Kota Kutacane, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara mengalami insiden kebakaran pada (17/1/2026) siang.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara, Mohd. Asbi mengatakan, ketika mendapat laporan dari warga telah terjadi kebakaran, Petugas Damkar Pos Mako Damkar dan Pos Kandang Mbelang langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan kebakaran.

"BPBD Aceh Tenggara mengerahkan sembilan unit armada damkar ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Asbi kepada awak media, Sabtu (17/1/2026).

Asbi menyebutkan, kebakaran yang terjadi sekira Pukul 13.50 WIB bermula dari api pembakaran sampah di sekitar pemukiman yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Kemudian karena embusan angin, api dari tumpukan sampah tersebut dengan cepat merambat dan menyambar bangunan di dekatnya.
"Mengakibatkan enam unit rumah warga hangus terbakar, dua unit rusak sedang dan tiga rusak ringan," ucapnya.

Dikatakan Asbi, awalnya pemilik rumah tidak menyadari bahwa api sudah membesar, hingga akhirnya warga sekitar beramai-ramai berusaha memadamkan api agar tidak semakin meluas, dan menyelamatkan harta benda milik korban yang masih bisa diselamatkan.

"Api berhasil di padamkan oleh petugas pemadam yang dibantu oleh masyarakat setempat, sekitar pukul 15.30 WIB," sebutnya.

Menurut pendataan petugas di lokasi kejadian, sebelas rumah terbakar, yakni rusak berat milik Manuarang, Saripudin, Sarinah, Hendri Sitanggang, Boru Pangaribuan dan Boru Nababan.

Sedangkan yang mengalami rusak sedang milik Zulkarnaen dan Sinto Winata. Untuk rusak ringan milik Zulkarnaen, Marisi dan Hatta Nasution, semuanya dihuni oleh tiga puluh tujuh jiwa dari sebelas Kartu Keluarga (KK).

"Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara saat ini korban mengungsi ke rumah saudara terdekat,” ujarnya. (RH)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi