Konjen Tiongkok di Medan Berharap PLTA Batangtoru Segera Beroperasi Kembali

Konjen Tiongkok di Medan Berharap PLTA Batangtoru Segera Beroperasi Kembali
Konjen Tiongkok di Medan (Analisadaily/nirwansyah sukartara)

Analisadaily.com, Medan - Konsul Jenderal (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Medan Huang He berharap perusahaan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Batangtoru dapat segera kembali beroperasi demi mendukung pasokan listrik dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Demikian dikatakannya saat bertemu dengan awak media di kediamannya di Jalan Cut Nyak Dien Medan, Senin (19/1/2026).

Seperti kita ketahui bahwa perusahaan utama asal China yang mengerjakan dan terlibat dalam proyek PLTA Batang Toru yang ada di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, adalah PowerChina (melalui anak usahanya) dan SDIC Power. Saat ini operasional perusahaan tersebut sedang dihentikan pasca banjir bandang yang terjadi di Tapsel, akhir November lalu.

Dalam keterangannya kepada media, Konjen Tiongkok menyampaikan bahwa pihaknya telah bertemu dengan pimpinan perusahaan asal China tersebut dan mereka mengatakan telah lima kali dipanggil oleh beberapa lembaga di Indonesia untuk menjelaskan aktivitas perusahaan tersebut.

“Saya mengetahui bahwa apa yang dilakukan perusahaan tidak melanggar hukum. Untuk membangun PLTA memang harus membangun akses jalan lebih dahulu dan semua itu dilakukan sesuai hukum Indonesia serta telah dilaporkan kepada pemerintah setempat,” ujarnya.

Konjen Tiongkok juga berharap proses penelitian dan pemeriksaan terhadap perusahaan dapat segera diselesaikan agar aktivitas operasional bisa kembali normal. Menurutnya, rencana awal proyek tersebut seharusnya sudah dapat berjalan sejak Desember tahun lalu, namun dampak bencana menyebabkan seluruh kegiatan masih terhenti sampai saat ini.

“Hal ini mengakibatkan kerugian terhadap perkembangan listrik dan ekonomi di Sumatera Utara. Kami berharap perusahaan pembangkit listrik ini dapat segera bekerja kembali,” katanya.

Ia menambahkan, keberlanjutan proyek PLTA Batangtoru dinilai penting untuk mendukung kebutuhan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

(NS/BR)

Baca Juga

Rekomendasi