Optimalisasi Kompetensi Guru PAUD, Tim PKM Unimed Dorong Pembelajaran Berbasis Aktivitas Fisik di Sibolangit

Optimalisasi Kompetensi Guru PAUD,  Tim PKM Unimed Dorong Pembelajaran Berbasis Aktivitas Fisik di Sibolangit
Optimalisasi Kompetensi Guru PAUD, Tim PKM Unimed Dorong Pembelajaran Berbasis Aktivitas Fisik di Sibolangit (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sibolangit – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan program bertajuk “Optimalisasi Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Berbasis Aktivitas Fisik untuk Stimulasi Motorik Kasar Anak” di wilayah kerja Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam merancang dan menerapkan pembelajaran berbasis aktivitas fisik yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini, khususnya dalam stimulasi motorik kasar.

Ketua Tim PKM Unimed, Roni Sinaga, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran PAUD masih cenderung berfokus pada aspek akademik awal, sementara stimulasi motorik kasar melalui aktivitas fisik belum dimanfaatkan secara optimal.

“Padahal, aktivitas fisik memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan motorik, kognitif, sosial, dan emosional anak usia dini. Guru perlu dibekali strategi pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual,” ujarnya, Selasa (20/1/2026).

Salah satu narasumber dalam kegiatan pelatihan, Rizki Ramadhani, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa pembelajaran berbasis aktivitas fisik harus dirancang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Menurutnya, aktivitas gerak tidak sekadar membuat anak aktif, tetapi harus memiliki tujuan stimulasi yang jelas.

“Guru perlu memahami bahwa setiap gerakan, seperti melompat, berlari, atau melempar, memiliki kontribusi terhadap koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan motorik kasar anak. Jika dirancang dengan tepat, aktivitas fisik bisa menjadi bagian integral dari pembelajaran tematik di PAUD,” jelas Rizki.

Melalui program ini, para guru PAUD yang tergabung dalam IGTKI Sibolangit mendapatkan pelatihan dan pendampingan secara langsung terkait desain pembelajaran aktif, pengelolaan kelas berbasis permainan gerak, serta pemanfaatan alat dan fasilitas sederhana di lingkungan sekolah.

Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka dengan pendekatan partisipatif, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mempraktikkan langsung berbagai aktivitas fisik yang dapat diterapkan di kelas.

Selain pelatihan, tim PKM juga melakukan pendampingan dalam penerapan pembelajaran di sekolah masing-masing. Guru didorong untuk mengimplementasikan aktivitas fisik yang aman, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan anak, serta melakukan evaluasi perkembangan motorik kasar secara lebih terstruktur. Pendekatan ini diharapkan mampu mengubah pola pembelajaran yang semula pasif menjadi lebih aktif dan berpusat pada anak.

Ketua IGTKI Sibolangit, Eviana Lestari, S.Pd.AUD., M.Psi., menyampaikan apresiasinya terhadap program tersebut. Ia menilai kegiatan PKM ini sangat membantu guru PAUD dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam mengintegrasikan aktivitas fisik sebagai bagian penting dari proses belajar anak usia dini.

“Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAUD, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif dan menyenangkan bagi anak-anak di Sibolangit,” tutup Roni.

(REL/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi