Ilustrasi (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan kesehatan mental anak muda telah meningkat sebagai akibat dari bertambahnya tekanan hidup yang mereka hadapi, seperti tuntutan akademik, persaingan di tempat kerja, dan pengaruh media sosial yang semakin kuat.
Berbagai cara anak muda menjaga kesehatan mental menunjukkan kesadaran akan kesehatan mental. Meningkatnya kepedulian anak muda terhadap kesehatan mental menjadi tanda positif bahwa generasi masa kini lebih menghargai kesejahteraan diri.
Dengan dukungan teman, keluarga, dan akses yang cukup ke layanan kesehatan mental, perhatian terhadap kesehatan mental dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat anak muda.
Zuratiyas (23) seorang mahasiswa dari Medan, mengaku kini lebih sering untuk menulis jurnal dan berkomunikasi dengan teman agar pikiran yang memberatkan tidak menjadi kerusakan mental.
"Sekarang saya lebih sering untuk menulis jurnal dan berkomunikasi dengan teman agar pikiran yang memberatkan saya tidak menjadi sumber kerusakan untuk mental saya” ujarnya, Jumat (23/1/2026).
Hal ini juga dirasakan Muhammad Azril (22) seorang mahasiswa yang juga bekerja sebagai barista di kafe. Ia mengaku pelan-pelan menyisihkan waktu untuk beristirahat, pergi ke tempat yang tenang dan menulis.
“Awalnya saya merasa sedikit tertekan karena waktu yang saya habiskan untuk kuliah dan bekerja seperti mengurung saya kedalam kehidupan yang membuat saya tertekan, namun lambat laun saya tidak ingin hal seperti itu terus datang dikehidupan saya," ucapnya "Saya mulai sadar kalau tekanan di kampus dan ditempat saya kerja bisa membuat mental saya tidak stabil, maka dari itu saya pelan-pelan menyisihkan waktu saya untuk beristirahat, pergi ke tempat yang tenang dan menulis semua apa yang ada di pikiran saya kedalam catatan pribadi saya. Jujur, itu sangat membantu," sambungnya. Meningkatnya kepedulian anak muda terhadap kesehatan mental menjadi tanda positif bahwa generasi masa kini lebih menghargai kesejahteraan diri.
Dengan dukungan teman, keluarga, dan akses yang cukup ke layanan kesehatan mental, perhatian terhadap kesehatan mental dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat anak muda.
Berita kiriman dari: Siska Handayani











