Rektor universitas Asahan Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung memindahkan tali topi toga pada wisudawan Magister Hukum angkatan VI, Sabtu (24/1/2026). (Analisadaily/istimewa )
Analisadaily.com, Kisaran - Sebanyak 398 mahasiswa Universitas Asahan (UNA) angkatan XXXV dan Magister Hukum angkatan VI mengikuti kegiatan wisuda. Kegiatan berlangsung di halaman UNA, Sabtu (24/1/2026).
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Asahan nomor: 42/KPTS-UNA/Tahun 2026 tentang pengukuhan lulusan program sarjana angkatan XXXV dan program Magister hukum angkatan VI Universitas Asahan. Adapun adapun jumlah mahasiswa yang ikut wisuda untuk setara S1 angkatan XXXV yakni Fakultas Hukum 111 orang, Fakultas Teknik 91 orang, Fakultas Pertanian 36 orang, Fakultas Ekonomi 96 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 57 orang dan Magister Hukum angkatan ke-VI 7 orang.
Rektor universitas Asahan Assoc. Prof. Dr. Mangaraja Manurung mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang mengikuti prosesi wisuda ini. "Selamat kepada mahasiswa yang mengikuti acara wisuda ini, dan ini bukan lah akhirnya dari perjalanan, tapi ini adalah awal dari perjuangan anda semua untuk menampilkan keilmuan dilapangan untuk bekerja," kata Mangaraja.
Dia juga berpesan kepada para alumni diantaranya bisa menjaga nama baik Universitas Asahan, selalu berbuat jujur, amanah, menjaga etika dan moral, kemudian menghormati orang tua dan memiliki rasa cinta terhadap sesama.
“Kami doakan ananda akan sukses dimanapun berkiprah, sekali lagi tolong jaga nama baik almamater. Kami yakin ananda sekalian sudah memiliki bekal untuk berkiprah ditengah-tengah masyarakat, dengan keilmuan yang dimiliki terus asah ilmu yang sudah diberikan, kami yakin ilmu yang diberikan sudah cukup untuk standar pekerjaan yang akan anak- anak lakukan akan tetapi proses pembelajaran tidak boleh berhenti, terus belajar, belajar dan belajar jangan berhenti untuk terus belajar," kata Mangaraja.
Dia juga mengatakan, bahwa dosen yang ada di Universitas Asahan ini sudah banyak bergelar doktor bahkan ada satu dosen bakal diangkat menjadi guru besar. "Pemerintah sudah banyak membantu para dosen untuk meningkatkan sumber dayanya, bahkan pemerintah menaikkan dana riset untuk para dosen yang ada di universitas," kata Mangaraja.
Dia juga mengatakan di tengah dunia yang ditandai oleh disrupsi teknologi, krisis moral, ketimpangan sosial, serta tantangan global yang semakin kompleks, peran kaum terdidik menjadi semakin strategis.
"Universitas tidak cukup hanya mencetak lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi harus melahirkan insan akademik yang berkarakter, dan memiliki kepekaan sosial, dan itu ada pada dosen yang berintegritas untuk memberikan keilmuannya kepada mahasiswa," ujarnya.
Sementara itu ketua Yayasan Universitas Asahan, Mapilindo mengatakan bahwa Momentum wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan tonggak peradaban, penanda bahwa ilmu pengetahuan terus diwariskan dan tanggung jawab intelektual berpindah dari kampus kepada masyarakat luas.
"Para wisudawan dan wisudawati gelar akademik yang saudara sandang hari ini bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah keilmuan. Ilmu tidak berhenti pada ijazah, tetapi menemukan maknanya ketika diabdikan untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan negara," kata Mapilindo.
Menyongsong 40 tahun Universitas Asahan, kami menyadari bahwa tantangan kedepan tidak semakin ringan, namun semakin menuntut keberanian untuk berbenah, berinovasi, dan bertransformasi. Oleh karena itu, yayasan bersama seluruh sivitas akademika berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang baik, meningkatkan mutu tridharma perguruan tinggi, serta memperluas jejaring kerja sama di tingkat regional, nasional, dan global.
"Sebagai badan penyelenggara, Yayasan Universitas Asahan menegaskan komitmennya untuk Menjaga dan meningkatkan mutu akademik melalui penguatan dosen, kurikulum adaptif, dan budaya riset," ujar Mapilindo.
Wakil Bupati Asahan, Rianto menyampaikan kemajuan sebuah daerah, terutama di Kabupaten Asahan, bukan hanya ditentukan oleh faktor pemerintahan saja, melainkan berkat kolaborasi dan sinergitas yang baik antara pemerintah daerah dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk perguruan tinggi.
Pemerintah Kabupaten Asahan sangat bangga dan menyampaikan apresiasi kepada Universitas Asahan yang telah banyak meluluskan sarjana, baik dari fakultas teknik, pertanian, ekonomi, hukum, keguruan dan ilmu pendidikan, serta dari program Magister Hukum ini merupakan bukti bahwa penyelenggaraan pendidikan di Universitas Asahan telah memenuhi standar Nasional. "Pemerintah akan terus mendukung program dari Universitas Asahan untuk kemajuan anak bangsa demi masa depan bangsa khususnya pada Kabupaten Asahan," tegasnya.
(ARI/DEL)