Emas perhiasaan di salah satu toko emas perhiasan di pasar tradisional. (Analisadaily/Dimas Arif)
Analisadaily.com, Medan - Harga emas terus naik mulai dari akhir tahun 2025 hingga sekarang, kondisi kenaikan ini membuat masyarakat menunda keinginannya sementara untuk membeli emas. Kenaikan harga yang terus terjadi ini banyak disebabkan oleh pengaruh ekonomi global yang sedang tidak stabil.
Menurut pengakuan salah satu pedagang toko emas perhiasaan di Pasar Simpang Limun, Asnimar (46), harga emas saat ini sedang mengalami kenaikan yang konsisten dari akhir tahun 2025 hingga sekarang.
Menurutnya salah satu penyebab kenaikan harga emas adalah karena naiknya nilai tukar dolar amerika ke rupiah, juga suasana politik di dunia saat ini turut mempengaruhi naiknya harga emas.
Menurut Asnimar dengan harga emas yang makin lama makin naik ini, membuat para pedagang emas yang masih berjualan di toko kecil atau yang baru merintis kesulitan.
Pasalnya dengan meningkatnya harga emas yang tinggi ini banyak membuat masyarakat enggan membeli emas.
Justru kenaikan harga emas yang sangat tinggi ini menguntungkan untuk toko emas yang sudah besar, karena bisa menyimpan emasnya sendiri dan menjualnya disaat harga puncak.
Ia mengaku selain masalah global, serta dolar yang semakin tinggi, faktor bencana alam yang melanda Kota Medan pada beberapa waktu lalu juga menjadi salah satu faktor kurangnya pembeli pada toko emas yang ada di Pasar Simpang Limun.
Ia mengatakan banyaknya pelanggan yang datang ke toko emas biasanya untuk menjual emasnya, jarang yang datang untuk membeli emas.
Menurut prediksi dan informasi, dari sesama pedagang yang didapat oleh Asnimar, kemungkinan harga emas akan kembali naik menjelang Idul Fitri, hingga mencapai Rp3 juta per gram nya.
Tetapi justru ia berharap agar prediksi itu salah, dikarenakan kalau memang prediksi itu terjadi, menurutnya akan semakin sepi pembeli yang akan datang untuk membeli emas.
"Semoga harga emas saat ini tidak berangsur lama, dan segera turun kembali ke harga yang stabil, supaya toko emas kembali ramai didatangi pembeli untuk membeli emas bukan untuk menjual emasnya" ujarnya saat diwawancarai Selasa (27/01/2026)
Selain yang datang semakin sedikit juga mempengaruhi pelanggan untuk membeli emas dalam jumlah yang sedikit pula.
Ia menjelaskan harga emas murni sendiri saat ini sudah menyentuh harga Rp2,7 juta hingga 2,8 juta per gram nya dan kalau emas antam sekarang bisa mencapai Rp3 juta per gram nya.
Ia menyarankan untuk para pembeli emas, jika ingin berinvestasi belilah emas antam atau emas batangan bukan emas perhiasan karena kalau emas perhiasan pasti mengalami biaya potongan pakai dan penurunan kualitas.
Berita kiriman dari: Dimas Arif Fadillah