Harga Perak di Toko Emas Perhiasan Naik, Tembus Rp100 Ribu /Gram

Harga Perak di Toko Emas Perhiasan Naik, Tembus Rp100 Ribu /Gram
Perak di Toko Emas Perhiasan. (Analisadaily/Ricky Ananda)

Analisadaily.com, Medan - Harga perak batangan di Pasar Tradisional Simpang Limun saat ini tembus Rp100.000 per gram. Kenaikan harga tersebut mulai terjadi sejak Oktober 2025 hingga saat ini dan dipengaruhi pergerakan harga logam mulia di pasar global.

Sindi pedagang di toko emas perhiasaan di pasar tersebut mengatakan harga perak saat ini mengikuti sistem pasaran emas global yang menjadi acuan hampir seluruh toko emas dan perak.

Menurutnya, harga perak batangan sebelumnya berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per gram, namun kini mengalami kenaikan yang signifikan.

“Harga perak sekarang mengikuti pasaran global. Hampir semua toko emas mengacu pada harga internasional. Untuk perak batangan, saat ini sudah mencapai Rp100.000 per gram,” ujar Sindi saat diwawancarai, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan bahwa naik turunnya harga perak tidak terlepas dari faktor geopolitik internasional. Menurutnya, perak memiliki keterkaitan erat dengan emas karena sering digunakan sebagai campuran dalam perhiasan emas.

“Pergerakan harga perak dipengaruhi oleh sistem pasar dan kondisi global, termasuk konflik antarnegara. Emas dan perak saling berkaitan karena dalam perhiasan emas juga terdapat kandungan perak,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa saat ini harga perak tidak lagi ditentukan secara lokal, melainkan mengikuti perkembangan harga logam mulia dunia.
“Sekarang ini harga perak sudah bersifat global. Jika harga emas dunia naik, biasanya perak juga ikut terdampak,” kata Sindi.

Menjelang bulan Ramadan, harga perak diperkirakan masih berpotensi mengalami kenaikan, meskipun tidak terlalu tinggi. Sindi memperkirakan kenaikan harga hanya berkisar Rp2.000 per gram, dengan harga pasar tetap berada di atas Rp100.000 per gram.

Sebagai perbandingan, pada Ramadan 2025 lalu, harga perak tercatat berada di kisaran Rp50.000 per gram dengan kadar perak murni sekitar 92 persen, termasuk jenis perak Argentium yang lebih tahan karat, serta perak Argentium 95 persen.

Berita kiriman dari: Ricky Ananda

Baca Juga

Rekomendasi