Sembunyi 7 Bulan, Begal Sadis yang Tewaskan Driver Ojol di Belawan Akhirnya Tumbang Ditembak Polisi

Sembunyi 7 Bulan, Begal Sadis yang Tewaskan Driver Ojol di Belawan Akhirnya Tumbang Ditembak Polisi
Sembunyi 7 Bulan, Begal Sadis yang Tewaskan Driver Ojol di Belawan Akhirnya Tumbang Ditembak Polisi (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Belawan – Pelarian MR (21), aktor utama di balik penyerangan maut yang menewaskan seorang pengemudi ojek di Belawan, akhirnya kandas. Tim Gabungan Jatanras Polda Sumut bersama Sat Reskrim dan Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan sukses meringkus tersangka pada Minggu (1/2/2026) dini hari.

Namun, penangkapan warga Kelurahan Belawan Bahari ini tidak berjalan mulus. Polisi terpaksa memberikan "hadiah" timah panas pada kaki tersangka karena melakukan perlawanan aktif yang membahayakan petugas saat akan diamankan.

Aksi sadis ini bermula pada 9 Juli 2025 lalu. Dalam rekaman CCTV yang menjadi bukti kunci, korban bernama Iman Kurnia tengah melintas di Jalan KL Yos Sudarso sebelum akhirnya dihantam benda keras oleh pelaku. Akibat hantaman itu, korban jatuh terpental dan dinyatakan meninggal dunia dua hari kemudian setelah sempat menjalani perawatan medis.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa setelah penyelidikan panjang, identitas MR berhasil dikunci.

“Tersangka mengakui bahwa pelemparan itu dilakukan menggunakan balok dengan maksud untuk membegal korban. Namun, karena melihat korban langsung tidak sadarkan diri di tempat, para pelaku panik dan melarikan diri tanpa sempat membawa motor korban,” ungkap AKP Agus Purnomo.

Residivis dengan Rekam Jejak 'Hitam'

MR ternyata bukan sekadar begal amatir. Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa pemuda ini terlibat dalam serentetan aksi kriminalitas yang meresahkan warga Belawan, di antaranya:

• Aksi Begal Maut (Kasus Iman Kurnia).

• Perusakan kaca truk.

• Pencurian dengan pemberatan (Curat).

• Aksi pembakaran dan pengerusakan.

Enam Pelaku Lain Masih Diburu

Meski MR sudah berhasil dilumpuhkan, pihak kepolisian menegaskan bahwa pengejaran belum berakhir. Berdasarkan keterangan MR, aksi tersebut dilakukan bersama enam rekan lainnya yang kini berstatus buron.

“Kami sudah mengantongi identitas pelaku lainnya. Tim gabungan terus melakukan pengejaran hingga semua yang terlibat tertangkap. Ini komitmen kami untuk memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat,” tegas Kasat Reskrim.

Saat ini, MR masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

(DEL)

Baca Juga

Rekomendasi