Wajah Baru Muara: Pemkab Taput dan PT TAM Teken MoU Bangun Kota Satelit Seluas 100 Hektare

Wajah Baru Muara: Pemkab Taput dan PT TAM Teken MoU Bangun Kota Satelit Seluas 100 Hektare
Wajah Baru Muara: Pemkab Taput dan PT TAM Teken MoU Bangun Kota Satelit Seluas 100 Hektare (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tarutung – Kecamatan Muara bersiap melakukan lompatan besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Tapanuli Utara.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara secara resmi telah menjalin kerja sama dengan investor asal Jakarta, PT Transri Asia Manajemen (TAM), untuk membangun sebuah "Kota Satelit" modern di kawasan tersebut.

Proyek ambisius ini diharapkan tidak hanya mengubah wajah tata kota di pesisir Danau Toba, tetapi juga membawa dampak ekonomi berganda bagi masyarakat lokal.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Taput, Eliston Tobing, mengungkapkan bahwa kerja sama ini telah diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada November 2025 lalu.

Kota Satelit ini dirancang sebagai kawasan mandiri terintegrasi di atas lahan seluas 100 hektare.

"Konsep yang diusung adalah pembangunan properti perumahan yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang kelas wahid, mulai dari perhotelan, pusat olahraga, hingga pasar modern sejenis mal," ujar Eliston di ruang kerjanya, Senin (2/2/2026).

Meskipun rencana besar ini sudah mengantongi MoU, Pemkab Taput memastikan bahwa setiap tahapan investasi akan dilewati dengan prosedur yang ketat.

Eliston menegaskan bahwa sebelum izin resmi diterbitkan, pihaknya akan menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih detail.

"Langkah selanjutnya adalah pengkajian mendalam dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. Kami ingin memastikan investasi ini sesuai dengan tata ruang dan memberikan manfaat maksimal bagi daerah serta lingkungan sebelum izin diberikan," imbuhnya.

Kecamatan Muara yang dikenal dengan keindahan alam Danau Toba dan aksesibilitasnya yang dekat dengan Bandara Internasional Sisingamangaraja XII, dinilai sebagai lokasi strategis untuk proyek Kota Satelit ini.

Kehadiran mal dan hotel modern di kawasan ini diprediksi akan meningkatkan lama kunjungan wisatawan (length of stay) di Tapanuli Utara.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi