Prof. Nispul Khoiri Pimpin PW ISMI Sumut: Siap Kawal Asta Cita dan Pembangunan Bobby Nasution (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan – Prof. Dr. Nispul Khoiri secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Sumatera Utara (PW ISMI Sumut) periode 2026-2030.
Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Gedung Dispora Sumut, Jumat (6/2/2026).
Dalam pidato perdananya, Prof. Nispul menegaskan bahwa ISMI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan wadah strategis bagi para cendekiawan dan akademikus Melayu untuk berkontribusi nyata bagi bangsa.
Menurutnya, sarjana Melayu adalah aset intelektual yang memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan inovasi di berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga ekonomi.
Prof. Nispul menekankan bahwa pembangunan Indonesia tidak bisa hanya mengandalkan instrumen pemerintah.
Perlu ada keterlibatan pilar-pilar kuat dari masyarakat sipil, di mana ISMI mengambil peran tersebut melalui empat fungsi utama:
- Legitimasi Kebijakan: Mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak pada kemaslahatan rakyat.
- Efektivitas Program: Turut serta memastikan program pembangunan daerah tepat sasaran.
- Penguatan Demokrasi: Menjadi pengawal aspirasi rakyat agar pemerintah tetap responsif.
- Penjaga NKRI: Menjadi alat pemersatu di tengah keberagaman bangsa.
Menatap masa depan, PW ISMI Sumut di bawah kepemimpinan Prof. Nispul telah menyiapkan peta jalan (roadmap) yang selaras dengan visi nasional dan daerah.
"Visi ISMI tetap menselaraskan diri dengan orientasi kenegaraan melalui Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran menuju Indonesia Emas 2045. Kami juga berkomitmen penuh memberikan dukungan terhadap program prioritas pembangunan Gubernur Sumut, Bapak Muhammad Bobby Afif Nasution," tegasnya.
Meski sering dipandang sebagai organisasi elit karena komposisi anggotanya yang terdiri dari para pakar, Prof. Nispul ingin membawa ISMI menjadi organisasi yang lebih modern dan inklusif.
Ia menekankan pentingnya kerja sama tim (superteam) yang solid untuk menghadapi tantangan zaman.
"Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh kolaborasi sinergis, komunikasi jujur, dan rasa saling percaya untuk membawa ISMI lebih maju dan dibutuhkan oleh masyarakat," pungkasnya di hadapan pengurus PB ISMI dan delegasi DPD ISMI se-Sumut yang hadir.
(KAH/RZD)