Dikepung Banjir 2 Kali, Jalan Lintas Seirampah-Tanjung Beringin Kini Bak 'Ranjau' Bagi Pengendara

Dikepung Banjir 2 Kali, Jalan Lintas Seirampah-Tanjung Beringin Kini Bak 'Ranjau' Bagi Pengendara
Dikepung Banjir 2 Kali, Jalan Lintas Seirampah-Tanjung Beringin Kini Bak 'Ranjau' Bagi Pengendara (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Sergai – Dampak hantaman banjir yang melanda Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sebanyak dua kali pada akhir 2025 lalu kini menyisakan nestapa bagi pengguna jalan.

Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Seirampah dan Kecamatan Tanjung Beringin dilaporkan rusak parah, mengancam keselamatan para pengendara, terutama di malam hari.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Jumat (6/2), titik kerusakan paling mencolok terlihat di:

  • Dusun VII Kampung Pala, Desa Seirampah: Aspal terkupas habis meninggalkan lubang-lubang dalam.
  • Dusun III Simpang Kelapa Sawit & Dusun V Jalan Mesjid: Aspal tampak "berlekangan" akibat terkikis arus air, menciptakan jebakan berbahaya di badan jalan.
Kondisi ini diperparah dengan minimnya fasilitas pendukung. Di sepanjang ruas Dusun III hingga Dusun V, tidak ditemukan lampu penerangan jalan umum (LPJU). Saat matahari terbenam, jalur ini berubah menjadi lintasan maut yang gelap gulita.

"Kalau malam sangat ngeri. Lubang-lubang itu tidak kelihatan karena gelap. Pengendara roda dua sangat rentan jatuh kalau tidak hafal medan," keluh Sofian (65), warga Dusun VII Kampung Pala.

Warga menilai skema perbaikan yang selama ini dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak efektif.

Sofian mengungkapkan bahwa meskipun sering diperbaiki dengan sistem tambal sulam pasca banjir, aspal tersebut biasanya hanya bertahan beberapa bulan sebelum hancur kembali saat hujan turun.

"Daya tahannya hanya sebentar. Jika musim hujan tiba, aspal tambal sulam itu kembali hancur. Kami butuh solusi permanen," tambahnya.

Melihat kondisi yang semakin mengkhawatirkan, warga menaruh harapan besar kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.

Baharuddin (67), warga Dusun V, meminta agar Dinas PU Provinsi segera turun tangan sebelum memakan korban jiwa.

"Kami minta Pak Bobby Nasution segera memerintahkan perbaikan. Ini wewenang Provinsi, jangan tunggu ada kecelakaan fatal baru bertindak," tegas Baharuddin.

(BAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi