Museum Negeri Jadi Ruang Edukasi Sejarah yang Terus Dikunjungi Masyarakat

Museum Negeri Jadi Ruang Edukasi Sejarah yang Terus Dikunjungi Masyarakat
Museum Negeri Pemprov Sumut. (Analisadaily/Ricky Ananda)

Analisadaily.com, Medan - Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara (Sumut) masih menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang diminati masyarakat.

Museum yang berlokasi di Jalan HM Joni, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota ini menyimpan ribuan koleksi sejarah dan kebudayaan yang merekam perjalanan panjang Sumatera Utara, mulai dari masa prasejarah hingga era kemerdekaan.

Cikal bakal museum ini bermula pada tahun 1954, ditandai dengan peletakan koleksi awal berupa arca Makara dari Padang Lawas oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Karena koleksi tersebut, museum ini sempat dikenal dengan sebutan Gedung Arca. Bangunan museum kemudian resmi berdiri dan diresmikan pada 19 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Daoed Joesoef.

Hingga kini, Museum Teladan menyimpan koleksi dari berbagai periode sejarah, mulai dari zaman prasejarah, masa Hindu-Buddha dan Islam, masa kolonial, perjuangan kemerdekaan, hingga koleksi etnografi dari beragam suku di Sumatera Utara seperti Batak, Melayu, Karo, Mandailing, Pakpak, dan Nias. Koleksi tersebut meliputi arca, peralatan tradisional, pakaian adat, senjata, naskah kuno, hingga mata uang lama.

Keberadaan museum juga dimanfaatkan tenaga pendidik sebagai sarana pembelajaran di luar kelas. Siti Rahmawati (38), seorang guru sekolah dasar di Medan, mengatakan pihaknya sengaja mengajak murid berkunjung agar siswa dapat melihat langsung peninggalan sejarah.

“Anak-anak jadi lebih mudah memahami pelajaran sejarah dan budaya karena bisa melihat langsung bendanya, tidak hanya dari buku,” ujarnya saat ditemui di Museum Teladan, Jumat (6/2/2026).

Selain pelajar, masyarakat umum turut memanfaatkan museum sebagai tempat mengenal sejarah daerah. Widiya (47), warga Medan Kota, mengaku sering berkunjung bersama keluarganya.

“Kalau ada waktu luang, saya ajak anak ke sini supaya mereka tahu sejarah dan budaya Sumatera Utara sejak kecil,” katanya.

Hingga kini, Museum Teladan Medan terus berfungsi sebagai pusat pelestarian sejarah dan kebudayaan, sekaligus ruang edukasi yang terbuka bagi pelajar maupun masyarakat untuk mengenal identitas serta warisan budaya Sumatera Utara dari masa ke masa.

Berita kiriman dari: Ricky Ananda

Baca Juga

Rekomendasi