BAKSOS IMLEK: Jajaran Pengurus Yayasan Sumber Bina Kasih (Hok Kian Hwe Koan) mulai dari Ketua Pembina, Ketua Harian, Bendahara dan lainnya diabadikan saat acara Baksos Imlek 2026 yang digelar di gedung yayasan tersebut, Minggu (8/2). (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Dalam rangka menyambut dan merayakan Tahun Baru Imlek 2026, Yayasan Sumber Bina Kasih (Hok Kian Hwe Koan) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial (baksos) Imlek dengan menyalurkan ratusan paket bantuan kepada warga pra sejahtera di Kota Medan.
Kegiatan baksos ini dilaksanakan Minggu (8/2) di Gedung Yayasan Sumber Bina Kasih. Hadir dalam acara itu, Ketua Pembina Yayasan Sumber Bina Kasih, Leman Boediman, selanjutnya Usman Anwar selaku Ketua Harian, Ketua Panitia Anton Lieswanto, Bendahara Umum Janty Wijaya, serta pengurus inti lainnya seperti Bapak A lun, Victor Wijaya, Hadi Japardy dan jajaran pengurus lainnya.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para relawan anak-anak muda dari Suku Hok Kian Hwe Koan yang turut membantu kelancaran acara.
Sebanyak 203 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat pra sejahtera yang merayakan Imlek, termasuk para driver ojek online, tukang becak dayung, serta warga sekitar Kota Medan.
Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan rumah tangga, antara lain beras, minyak goreng, mi instan, gula, angpao, sandal, piring, mangkuk (donasi Dermawan), kue bakul, sirup, dan berbagai kebutuhan lainnya.
Ketua Panitia, Anton Lieswanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga, khususnya dalam momentum perayaan Imlek.
“Bakti sosial ini adalah wujud rasa syukur kami sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, terutama mereka yang selama ini bekerja keras seperti ojek online dan tukang becak dayung,” ujarnya.
Lebih lanjut, Anton menyampaikan harapan besar dari seluruh pengurus yayasan. “Harapan kami ke depan justru bukan semakin banyak yang menerima bantuan, tetapi semakin sedikit. Artinya, kami berharap masyarakat kita semakin sejahtera, tidak ada lagi warga yang hidup dalam kekurangan,” tambahnya.
Senada dengan itu, jajaran pengurus Yayasan Sumber Bina Kasih menegaskan bahwa semangat berbagi telah menjadi nilai utama dalam setiap perayaan keagamaan, khususnya Imlek.
Perayaan Imlek tidak hanya dimaknai sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
“Bagi kami harapannya hidup rukun, saling membantu, sehat, dan berbahagia adalah inti dari perayaan Imlek. Dengan berbagi, kami ingin mempererat hubungan sosial dan menanamkan nilai kemanusiaan agar semua masyarakat dapat merasakan kebahagiaan bersama,” ungkap Leman Boediman.
Kegiatan bakti sosial ini pun mendapat sambutan positif dari para penerima bantuan. Mereka mengaku sangat terbantu, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Selain bantuan material, kegiatan ini juga menjadi simbol perhatian dan kasih sayang yang memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Sumber Bina Kasih (Hok Kian Hwe Koan) berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, dan penuh kepedulian, sejalan dengan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
(REL/RZD)