Direktur PTPN I dan lainnya diabadikan saat mengunjungi Kota Mandiri Bekala (Analisadaily/Istimewa)
Analisadaily.com, Medan - Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PTPN I, Doni P. Gandamuhardja, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Kota Mandiri Bekala, Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung progres pengembangan kawasan hunian terpadu yang dikembangkan melalui kolaborasi antar anak perusahaan BUMN.
Dalam kesempatan tersebut, Doni menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terbangun dalam pengembangan Kota Mandiri Bekala. Menurutnya, kawasan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas entitas BUMN dapat berjalan efektif dan menghasilkan capaian konkret.
“Kota Mandiri Bekala merupakan contoh bahwa kerja sama antar anak perusahaan BUMN dapat direalisasikan dengan baik. Selama ini sering muncul anggapan bahwa kolaborasi lintas entitas bukan hal yang mudah, namun PT Propernas Nusa Dua berhasil membuktikan bahwa dengan visi yang selaras, komunikasi yang kuat, serta komitmen bersama, pengembangan kawasan berskala besar dapat berjalan terarah dan bertahap,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi rencana besar pengembangan kawasan seluas kurang lebih 855 hektare. Hingga saat ini telah mendevelop kurang lebih 2.000 unit rumah, yang dinilainya sebagai capaian positif dan mencerminkan keseriusan dalam perencanaan maupun eksekusi di lapangan.
“Ini bukan proyek jangka pendek, tetapi langkah strategis membangun kawasan terpadu bernilai ekonomi tinggi. Ke depan, peluang pasar masih sangat terbuka, selama tata kelola, pendanaan, serta pembangunan infrastruktur dijaga secara konsisten dan diawasi dengan baik,” tambahnya.
Doni juga menekankan pentingnya strategi pengembangan yang adaptif terhadap kebutuhan pasar. Menurutnya, masyarakat kini tidak hanya mencari hunian, tetapi kawasan yang menawarkan kenyamanan, aksesibilitas, serta nilai tambah bagi penghuninya.
“Pengalaman tinggal yang positif akan menciptakan kepercayaan. Ketika warga merasa nyaman dan kebutuhannya terpenuhi, mereka secara alami akan menjadi duta kawasan. Pertumbuhan kota mandiri sering kali berawal dari kepuasan penghuninya,” jelasnya.
Ia menilai Kota Mandiri Bekala memiliki fondasi kuat untuk terus berkembang dan berpotensi menjadi salah satu pusat hunian dan pertumbuhan baru di Sumatera Utara.
Sementara itu, Direktur Utama PT Propernas Nusa Dua, Rizqi Aswaransyah Pratama, mengatakan bahwa Kota Mandiri Bekala merupakan wujud nyata sinergi antar BUMN dalam menghadirkan kawasan hunian terpadu yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Dalam satu hingga dua tahun terakhir, perkembangan Kota Mandiri Bekala sangat signifikan. Mulai dari terbangunnya Cluster Alyxia, pembangunan Cluster Hevea, hingga tumbuhnya area komersial yang menghidupkan aktivitas masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Rizqi, pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah, tetapi juga pembentukan ekosistem kehidupan yang sehat dan berkelanjutan.
“Kami tidak hanya membangun rumah, tetapi membentuk ekosistem kehidupan. Kehadiran fasilitas komersial dan ruang aktivitas warga menjadi indikator bahwa kawasan ini mulai tumbuh secara alami,” katanya.
Ia menambahkan bahwa pengembangan Kota Mandiri Bekala juga merupakan bagian dari kontribusi PT Propernas Nusa Dua dalam mendukung program pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia. Dukungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya melalui pembangunan jembatan penghubung menuju kawasan, dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Kami meyakini kolaborasi adalah fondasi utama dalam membangun kawasan berskala besar. Sinergi ini akan terus menjadi kekuatan dalam percepatan pengembangan Kota Mandiri Bekala,” tutup Rizqi.
Sementara itu, Komisaris PTPN I Regional 1, Noor Ida Khomsiyati, menilai Kota Mandiri Bekala memiliki daya tarik tersendiri. Menurutnya, kawasan perumahan ini sejalan dengan program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Konsep perumahan ini terasa sangat dekat dengan gaya hidup anak muda. Bahkan, jika berada di Jakarta, perumahan seperti ini sudah menjadi rebutan,” ujarnya.
Ia berharap Kota Mandiri Bekala dapat terus berkembang menjadi kawasan hunian unggulan yang tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang kehidupan yang nyaman dan menjanjikan masa depan lebih baik bagi masyarakat Sumatera Utara.
(NS/BR)