B2B Networking Session Mitsui Outlet Park, Medan Dinilai Jadi Pasar Potensial

B2B Networking Session Mitsui Outlet Park, Medan Dinilai Jadi Pasar Potensial
B2B Networking Session Mitsui Outlet Park yang digelar di Medan (Analisadaily/nirwansyah sukartara)

Analisadaily.com, Medan - Kota Medan dinilai sebagai salah satu pasar potensial bagi sektor pariwisata dan belanja Malaysia. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan B2B Networking Session Mitsui Outlet Park yang digelar bersama para pemangku kepentingan pariwisata di Medan, Selasa (10/2/2026).

Pengurus Besar Eksekutif Mitsui Outlet Park KLIA Sepang, YBHG Frankie Lee, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, termasuk Tourism Malaysia, asosiasi pariwisata, serta pemerintah daerah yang telah berkontribusi dalam memperkuat kerja sama pariwisata kedua negara.

“Medan merupakan pasar yang sangat potensial. Masyarakat Medan dikenal gemar berbelanja, dan jumlah wisatawan dari Medan ke Malaysia sangat besar. Selain itu, wisatawan juga sudah familiar dengan medical tourism di Malaysia,” ujar Frankie Lee.

Ia menambahkan, Mitsui Outlet Park telah menyiapkan berbagai program khusus bagi wisatawan Indonesia. Dalam rangka mendukung peluncuran program pariwisata dan menyambut Visit Malaysia 2026, Mitsui Outlet Park menawarkan paket spesial berupa diskon dan voucher belanja bagi wisatawan internasional, termasuk pemegang paspor Indonesia.

Ke depan, fasilitas belanja juga akan diperluas di area dekat KLIA, dengan kemudahan penukaran voucher di pusat informasi. “Medan sangat penting dalam promosi pariwisata. Banyak wisatawan dari Medan berlibur ke Malaysia untuk mengunjungi tempat wisata di Malaysia, berbelanja, dan berobat. Kami juga mengundang wisatawan dari Sumatera untuk menikmati pengalaman belanja, kuliner, serta layanan kesehatan di Malaysia,” katanya.

Kehadiran para pelaku usaha, asosiasi pariwisata, dan perwakilan pemerintah dalam acara tersebut dinilai semakin memperkuat komitmen bersama. Hal ini sejalan dengan target Visit Malaysia 2026 untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan internasional, yang memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Malaysia serta memperluas jaringan kerja sama Indonesia–Malaysia.

Sementara itu, Konsul Jenderal Malaysia di Medan, Shahril Nizam Abdul Malek, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program pariwisata dapat berjalan optimal. “Untuk memastikan ekonomi berjalan kuat, berbagai proyek dan program harus didukung bersama. Kami berharap kerja sama dari asosiasi pariwisata di Medan dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia juga menanggapi persepsi mahalnya nilai tukar Ringgit Malaysia. Menurutnya, anggapan tersebut merupakan narasi yang kurang tepat. “Bukan soal kejatuhan atau mahalnya mata uang, tetapi soal value for money. Wisatawan yang datang ke Malaysia mendapatkan nilai dan pengalaman yang sepadan. Kami berharap asosiasi dapat membantu memberikan pemahaman ini kepada masyarakat,” katanya.

Shahril Nizam turut menyampaikan terima kasih kepada asosiasi pariwisata, para hadirin, serta Pemerintah Provinsi Sumatra Utara yang selama ini aktif mendukung promosi pariwisata Malaysia di Medan.

(NS/BR)

Baca Juga

Rekomendasi