Wajah Baru Helvetia: Eks Gudang PTPN II Kini Jadi Hub Bisnis dan Lifestyle yang Menggeliat

Wajah Baru Helvetia: Eks Gudang PTPN II Kini Jadi Hub Bisnis dan Lifestyle yang Menggeliat
Wajah Baru Helvetia: Eks Gudang PTPN II Kini Jadi Hub Bisnis dan Lifestyle yang Menggeliat (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Medan - Kawasan perbatasan Medan dan Deliserdang tengah mengalami transformasi signifikan. Lahan yang dulunya merupakan eks gudang PTPN II di Simpang Helvetia Pasar V, kini telah bersolek menjadi kawasan bisnis dan hunian modern bertajuk CiputraLand Helvetia.

Perubahan fungsi lahan ini tidak hanya mengubah estetika kawasan, tetapi juga mendorong simpul ekonomi baru di sepanjang Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan ini telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas warga. Deretan tenant ternama telah beroperasi, mulai dari sektor food & beverage hingga teknologi, di antaranya, Kopi Kenangan, Fore Coffee, restoran ayam khas Arab, hingga Juragan Seblak serta Indomaret, Eraphone, hingga toko sepeda listrik Pacific dan U-Winfly.

Aris, salah satu warga setempat yang sudah menetap selama 20 tahun, mengaku kawasan ini kini menjadi tempat favorit untuk bertemu mitra kerja. "Di sini lumayan lengkap. Kalau sore lebih nyaman lagi, semilir anginnya segar meski di pinggir jalan," ungkapnya, Selasa (17/2).

Tak hanya pekerja, kaum muda seperti Anissa (18) dari Tanjung Mulia juga tertarik berkunjung karena desain kawasannya yang dinilai 'estetik' untuk berswafoto.

Transformasi ini membawa efek domino yang luas bagi ekonomi lokal. Kehadiran berbagai gerai modern secara otomatis menyerap ratusan tenaga kerja baru, mulai dari barista, koki, pelayan, hingga petugas keamanan dan kebersihan.

Pengamat Ekonomi Pembangunan Sumatera Utara, DR Pangeran SE MSP, menilai fenomena ini sebagai dinamika pertumbuhan yang tak terelakkan.

"Hukumnya adalah kawasan tanah kosong akan dibangun menjadi kawasan bisnis serta perumahan seiring pertambahan penduduk. Multiplier effect-nya adalah tumbuhnya nilai perdagangan dan terbukanya lapangan kerja," jelasnya.

DR Pangeran juga menyoroti posisi strategis Helvetia yang berada di simpul perbatasan Medan Marelan, Medan Helvetia, dan Deliserdang. Menurutnya, pembangunan ini dipastikan akan mendongkrak pendapatan pemerintah melalui sektor pajak perdagangan.

Perubahan dari kawasan pergudangan yang tertutup menjadi area komersial yang inklusif menunjukkan tren positif bagi pengembangan wilayah pinggiran Kota Medan. Dengan aksesibilitas yang baik, CiputraLand Helvetia diprediksi akan terus berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi mandiri di kawasan Labuhan Deli.

(JW/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi