Wujudkan Generasi Emas, Wabup Taput Buka Pelatihan Khusus Masuk SMA Unggulan

Wujudkan Generasi Emas, Wabup Taput Buka Pelatihan Khusus Masuk SMA Unggulan
Wujudkan Generasi Emas, Wabup Taput Buka Pelatihan Khusus Masuk SMA Unggulan (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Tarutung – Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, secara resmi membuka kegiatan pemusatan pelatihan bagi siswa-siswi berprestasi untuk menghadapi seleksi masuk SMA Unggulan.

Acara yang digelar di Aula Hotel Glori Tarutung, Senin (16/2), ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mencetak talenta muda kompetitif.

Dalam arahannya, Deni menekankan bahwa persiapan menuju sekolah favorit bukan sekadar soal akademik, melainkan tentang mentalitas dan visi masa depan.

Deni mengingatkan agar para siswa tidak menjadikan pelatihan ini sebagai beban atau paksaan dari pihak mana pun. Sebaliknya, ia mendorong anak didik untuk menanamkan tekad yang kuat dari dalam diri sendiri.

"Anak didik harus diberikan dorongan dan motivasi agar memiliki tekad kuat. Jangan dianggap sebagai paksaan. Pelatihan ini adalah investasi untuk masa depanmu sendiri," tegas Deni di hadapan para peserta.

Mengingat persaingan masuk sekolah menengah atas tingkat nasional yang semakin kompetitif, Wabup berharap para peserta dapat mencuri peluang melalui bimbingan intensif ini.

Beberapa poin penting yang ditekankan antara lain:

  • Fokus Jangka Panjang: Sukses masuk SMA Unggulan hanyalah langkah awal menuju kesuksesan karir yang lebih besar.
  • Keseriusan Belajar: Memanfaatkan setiap materi bimbingan dengan sungguh-sungguh.
  • Daya Saing Daerah: Meningkatkan standar kualitas pelajar Tapanuli Utara agar mampu bersaing di level nasional.
"Ikuti kegiatan dengan serius. Persiapkan dirimu untuk tujuan jangka panjang. Kita ingin generasi muda Taput semakin mampu bersaing di sekolah-sekolah favorit," tambahnya.

Sebagai bentuk dimulainya kegiatan, Wabup menyerahkan perlengkapan pelatihan secara simbolis kepada perwakilan peserta. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi siswa untuk berbagi aspirasi.

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini diikuti oleh 105 peserta terpilih yang berasal dari 37 SMP Negeri dan Swasta di seluruh wilayah Tapanuli Utara. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan memiliki kesiapan matang untuk menembus sekolah-sekolah impian mereka.

(CAN/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi