Ibu Korban Banjir Batang Toru Minta Tambang Martabe Tak Ditutup

Ibu Korban Banjir Batang Toru Minta Tambang Martabe Tak Ditutup
Ibu Korban Banjir Batang Toru Minta Tambang Martabe Tak Ditutup (HIH)

Analisadaily.Com, Batang Toru - Ratusan ibu-ibu korban banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mendesak pemerintah pusat agar tidak mencabut izin operasional Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (AR).

Hal itu mereka sampaikan disela kegiatan Safari Ramadan 2026 sesi trauma healing yang digelar di wilayah terdampak, Minggu (22/2).

Dalam kegiatan bertema “Berkah Ramadan Bangkit Bersama Tambang Emas Martabe” itu, para ibu secara bergantian menyampaikan aspirasinya.

Mereka mengaku keberadaan tambang selama ini menjadi sumber utama penghidupan keluarga, terlebih setelah bencana banjir bandang yang merusak rumah dan harta benda.

Boru Situmeang (40), warga Desa Garoga yang menjadi korban banjir, mengatakan keluarganya kini sangat bergantung pada pekerjaan suaminya di Tambang Emas Martabe.

“Kami sudah habis segalanya, harta, rumah. Jangan lagi renggut mata pencarian kami, Pak,” ujarnya.

Menurutnya, penghasilan dari bekerja di tambang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga membiayai pendidikan anak.

Ia khawatir jika operasional perusahaan dihentikan, maka sumber pendapatan keluarga akan hilang.

Diharapkannya, Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sebelum mengambil keputusan terkait keberlanjutan operasional tambang emas martabe.

(HIH/BR)

Baca Juga

Rekomendasi