Suasana Sahur Mencekam di Desa Firdaus: Rumah Kosong Milik Warga yang Sedang Dirawat di RS Hangus Terbakar

Suasana Sahur Mencekam di Desa Firdaus: Rumah Kosong Milik Warga yang Sedang Dirawat di RS Hangus Terbakar
Suasana Sahur Mencekam di Desa Firdaus: Rumah Kosong Milik Warga yang Sedang Dirawat di RS Hangus Terbakar (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Serdang Bedagai – Warga Dusun VI Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, dikejutkan oleh kobaran api yang membubung tinggi di tengah kesibukan mempersiapkan sahur, Senin (23/2) dini hari.

Satu unit rumah semi permanen milik Ibu Pesek, seorang pencari barang bekas (butut), ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 03.30 WIB.

Insiden ini sempat memicu kepanikan luar biasa di tengah pemukiman padat penduduk. Warga khawatir api akan merembet ke bangunan lain, mengingat posisi rumah yang saling berdekatan.

Kenyataan pahit menyelimuti peristiwa ini. Saat rumahnya rata dengan tanah, Ibu Pesek diketahui sedang tidak berada di tempat. Ia dilaporkan tengah menjalani perawatan intensif di sebuah rumah sakit akibat sakit yang dideritanya.

"Pemiliknya tidak ada di lokasi karena sedang sakit dan dirawat di rumah sakit terdekat. Rumah dalam keadaan kosong saat api mulai berkobar," ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Sergai, Jhonson Panjaitan.

Mendapat laporan dari warga, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Sei Bamban langsung meluncur ke lokasi. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dilokalisir sehingga tidak menjalar ke rumah warga lainnya.

Pihak PLN Sei Rampah juga tampak berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memutus aliran listrik guna menghindari korsleting susulan yang membahayakan petugas dan warga sekitar.

Meski tidak ada korban jiwa, rumah Ibu Pesek kini hanya menyisakan puing-puing bangunan. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh masalah kelistrikan.

"Berhasil dipadamkan oleh personel Damkar Satpol PP Sergai. Untuk sementara, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik," tambah Jhonson.

Saat ini, peristiwa kebakaran tersebut telah ditangani oleh pihak berwajib untuk penyelidikan lebih lanjut terkait total kerugian yang dialami korban.

(BAH/RZD)

Baca Juga

Rekomendasi