Catat Tanggalnya!

Spektakel Lidah Gen Z: Eksplorasi Rempah di Ruang Performatif

Spektakel Lidah Gen Z: Eksplorasi Rempah di Ruang Performatif
Spektakel Lidah Gen Z: Eksplorasi Rempah di Ruang Performatif (Analisadaily/Irin Juwita)

Analisadaily.com, Medan - Generasi Z Indonesia kini semakin jauh dari kekayaan rempah tanah air. Ironisnya, rempah yang pernah membuat bangsa-bangsa di dunia berbondong-bondong ke Nusantara kini justru terpinggirkan dan dianggap kolot oleh generasi muda.

Herawanti Handayani, pengurus harian Teater Rumah Mata, menginisiasi sebuah gerakan besar untuk mengembalikan kesadaran Remaja Z terhadap rempah-rempah Nusantara melalui "Spektakel Lidah Gen Z: Eksplorasi Rempah di Ruang Performatif".

"Ketika negara penjajah menyadari bahwa nasionalisme bermula dari lidah, maka secara sistematis mereka membersihkan lidah Gen Z Indonesia dari rasa rempah-rempah untuk menciptakan pasar bagi produk asing," papar Herawanti Handayani, Jumat (27/2/2026).

Dikatakan perempuan yang akrab disapa Bunda Hera ini, Indonesia pernah dijajah berabad-abad karena rempah. Berbagai literatur sejarah bahkan menyebutkan tokoh-tokoh dunia bergerak ke Nusantara untuk mengeksploitasi rempah. Namun, setelah merdeka, bangsa ini justru melupakan rempah hingga tidak tahu lagi bentuk dan rasanya.

"Banyak sekali catatan perjalanan yang diabadikan. Para koloni saling memperebutkan rempah untuk memperkaya diri dan membangun negaranya. Ironisnya, rempah yang jadi primadona dunia kini menjadi sesuatu yang arkaik," jelas Herawanti.

Puncak kegiatan ini akan digelar pada Jumat-Sabtu, 10-11 April 2026 di Ruang Kreatif 001 Teater Rumah Mata, Jalan Sei Siguti 17A/30, Sei Sikambling D, Medan Petisah.

Program ini memperoleh dukungan dari Program Layanan Produksi Kegiatan Kebudayaan Kategori Pendayagunaan Ruang Publik Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

"Dengan kegiatan ini, kami ingin mengintervensi lidah Gen Z agar terjalin interaksi relasi yang intim untuk meneguhkan rasa dan aroma Nusantara yang menubuh di diri Generasi Z," tukasnya.

Berbagai kompetisi dan pertunjukan seni akan memeriahkan Spektakel Lidah Gen Z yang berlangsung April 2026 mendatang. Kegiatan ini dirancang untuk menarik sekitar 1.500 Generasi Z dari seluruh Sumatera Utara.

Pendiri Teater Rumah Mata dan Warkop Rempah Sumatera, Agus Susilo menjelaskan kegiatan Spektakel Lidah Gen Z dibagi menjadi tiga bagian besar. Pertama, Diskusi dan Workshop yang meliputi Dialog Lintas Gagasan dan Workshop Penciptaan Karya Seni dengan Mengeksplorasi Rempah.

Kedua, Lomba Berbasis Rempah yang mencakup Taman Rempah 1x1 Meter Awards, Raba, Belai, Cium Rempah, Resep Racik Rempah, serta Invitasi Talenta Bertema Rempah dengan empat cabang yaitu lomba akting, baca puisi, konten kreator, dan fashion show.

"Raba, Belai, Cium Rempah kita buat jadi salah satu lomba untuk meningkatkan kemampuan Gen Z dalam mengenali rempah-rempah," tuturnya.

Ketiga, Pertunjukan Seni yang terdiri dari Panggung Eksebisi Rempah, Dongeng Kasih Kisah Rempah, dan Pertunjukan Teater Bertema Rempah.

Untuk Eksbisi Rempah, kami targetkan dapat mengintervensi perspektif 300 Gen Z. Kegiatan Raba Belai Cium Rempah akan menarik 200 peserta. Resep Racik Rempah melibatkan 150 peserta yang nantinya resep tersebut akan kita patenkan. Sementara Taman Rempah 1x1 Meter diikuti 100 peserta," papar Agus ditemani inisiator Spektakel Lidah Gen Z, Herawanti Handayani dalam konferensi pers, Jumat (27/2/2026).

Program ini menyasar Generasi Z kelahiran 1997-2012 atau usia 13-26 tahun. Pihaknya akan berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Dinas Pariwsata Kota Medan, hingga Dinas Kebudayaan, Pariwsata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Utara.

"Kita juga akan melibatkan Ketua DPRD Sumatera Utara, lembaga pendidikan, sanggar-sanggar, dan komunitas budaya. Kami yakin selama dua hari kegiatan dapat menghadirkan sekitar 1.000 pengunjung," tambah Herawanti.

Tujuan utama festival ini adalah menciptakan generasi yang tercerahkan terhadap eksistensinya sebagai penerus bangsa. Dengan kesadaran tersebut, semangat nasionalisme mampu mendorong mereka menumbuhkembangkan ekonomi kreatif berbasis rempah.

"Sumatera Utara, khususnya Medan, akan menjadi kota percontohan yang digerakkan Gen Z untuk menegakkan kembali kejayaan rempah-rempah Nusantara," tutup Herawanti.

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi