Berdasarkan laporan resmi dari kantor berita IRNA, serangan tersebut menewaskan Komandan IRGC Jenderal Hossein Salami dan pemimpin markas pusat militer Khatam al-Anbiya Iran Jenderal Gholam-Ali Rashid (ANTARA FOTO/Xinhua)
Analisadaily.com, Teheran – Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik kritis setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi gugurnya tujuh komandan militer senior mereka.
Para perwira tinggi tersebut tewas dalam serangkaian serangan udara terkoordinasi yang diluncurkan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel ke wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran, pada Sabtu malam.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui kantor berita IRNA pada Minggu (1/3/2026), IRGC menyampaikan duka mendalam sekaligus kecaman keras terhadap operasi militer tersebut.
"Bangsa Iran menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sekelompok komandan angkatan bersenjata Iran yang tercinta dan pemberani yang tewas dalam serangan brutal oleh rezim kriminal Amerika Serikat dan Israel," bunyi pernyataan resmi IRGC.
Serangan di Jantung Teheran
Laporan menyebutkan bahwa serangan tersebut menyasar sejumlah titik strategis di dalam wilayah Iran. Selain menargetkan aset militer, serangan ini juga dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban di kalangan sipil.
Identitas ketujuh komandan berpangkat tinggi tersebut belum dirinci secara detail, namun kehilangan ini dianggap sebagai pukulan telak bagi struktur komando militer Iran di tengah ketegangan kawasan yang kian meruncing.
Iran Lancarkan Aksi Balasan Cepat
Tidak butuh waktu lama bagi Teheran untuk bereaksi. Tak lama setelah serangan udara menghantam wilayah mereka, Iran langsung meluncurkan rentetan rudal yang diarahkan ke wilayah Israel serta sejumlah fasilitas militer AS yang tersebar di kawasan Timur Tengah.
Aksi saling balas ini memicu kekhawatiran global akan pecahnya perang terbuka berskala besar. Dunia kini menanti langkah diplomasi internasional untuk meredam situasi, sementara militer di kedua belah pihak dilaporkan berada dalam status siaga tertinggi.
(ANT/RZD)