RSUD Panyabungan Jadi Solusi Pasien Jantung di Tabagsel

RSUD Panyabungan Jadi Solusi Pasien Jantung di Tabagsel
RSUD Panyabungan Jadi Solusi Pasien Jantung di Tabagsel (Analisadaily/Istimewa)

Analisadaily.com, Panyabungan - Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyebut kehadiran fasilitas layanan jantung di RSUD Panyabungan akan menjadi solusi bagi pasien penyakit jantung di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Hal itu disampaikan Atika saat meninjau kesiapan fasilitas CT Scan di RSUD Panyabungan, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis (4/3/2026).

‎Menurut Atika, peningkatan fasilitas kesehatan yang dilakukan RSUD Panyabungan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan medis bagi masyarakat.

‎“Salah satu terobosan utama adalah pembangunan ruang Catheterization Laboratory (Cath Lab). Fasilitas ini dipersiapkan secara khusus untuk memberikan layanan pemasangan ring jantung guna menangani pasien dengan penyumbatan pembuluh darah,” ujar Atika.

‎Ia menjelaskan, selama ini banyak pasien jantung di wilayah Tabagsel harus dirujuk ke rumah sakit yang berada di luar daerah dengan jarak tempuh cukup jauh. Kehadiran Cath Lab di RSUD Panyabungan diharapkan dapat mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat.

‎“Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat Tabagsel tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan penanganan penyakit jantung,” katanya.

‎Atika mengungkapkan, Cath Lab tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan tahun ini. Saat ini prosesnya telah memasuki tahap serah terima alat, pengurusan perizinan, serta pelatihan ulang bagi tenaga medis.

‎Selain itu, RSUD Panyabungan juga tengah melakukan instalasi perangkat CT Scan 64 slice yang merupakan peningkatan dari alat sebelumnya yang hanya memiliki 16 slice.

‎Menurut Atika, teknologi CT Scan 64 slice mampu menghasilkan pencitraan tubuh pasien yang lebih jelas dan akurat sehingga memudahkan tenaga medis dalam menegakkan diagnosis secara tepat.

‎Wakil bupati dua periode ini juga berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar pembangunan serta peningkatan fasilitas layanan kesehatan di RSUD Panyabungan dapat terus berlanjut.

‎“Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila saat ini pelayanan dirasa belum maksimal dikarenakan adanya keterbatasan sarana prasarana yang sedang dalam masa transisi pengembangan, serta tingginya volume pasien yang harus ditangani setiap harinya,” tutupnya.

‎Sementara itu, Direktur RSUD Panyabungan dr. Rusli Pulungan mengatakan pihaknya telah menyiapkan sumber daya manusia untuk mengoperasikan fasilitas baru tersebut.

‎“Tenaga medis yang dikirim untuk menempuh pendidikan khusus telah kembali dan siap bertugas mengoperasikan fasilitas baru itu,” jelasnya. (RES)

(WITA)

Baca Juga

Rekomendasi