Tony Andreas Tirto Kepala Cabang Astra Daihatsu Medan SM Raja memaparkan marketshare otomotif. (Analisadaily/Irin Juwita)
Analisadaily.com, Medan - Industri otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan akibat kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil nasional mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir.
Kondisi serupa juga terjadi di Sumatera Utara. Pasar otomotif di provinsi yang terdiri dari 33 kabupaten/kota ini sempat mencapai puncak pada 2022 dengan rata-rata penjualan sekitar 4.000 hingga 4.100 unit per bulan. Namun pada 2025, angka tersebut turun menjadi sekitar 2.800 unit per bulan atau mengalami penurunan sekitar 21 persen.
"Di tengah kontraksi pasar tersebut, Daihatsu masih mampu mempertahankan posisinya sebagai pemain nomor dua di pasar otomotif Indonesia dengan pangsa pasar sekitar 16,8 persen, meskipun sedikit turun dari 18 persen pada 2024," kata
Tony Andreas Tirto Kepala Cabang atau Branch Manager di Astra Daihatsu Medan SM Raja, dalam kegiatan media gathering, Jumat (6/3/2026).
Di wilayah Sumatera Utara, pangsa pasar Daihatsu juga relatif stabil di kisaran 18 persen. Namun penurunan penjualan tetap terjadi dengan kontraksi sekitar 23 persen, sedikit lebih besar dibandingkan penurunan pasar otomotif di daerah ini yang berada di angka 21 persen.
Jika melihat kontribusi produk, secara nasional penjualan Daihatsu banyak ditopang oleh kendaraan niaga dan kendaraan keluarga. Salah satu kontributor terbesar adalah segmen pick up yang menyumbang sekitar 30 persen dari total penjualan, diikuti kendaraan keluarga tujuh penumpang dari segmen Low Cost Green Car (LCGC) dengan kontribusi sekitar 27 persen.
Di Sumatera Utara, komposisi penjualan sedikit berbeda. Kendaraan keluarga di segmen LCGC justru menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi sekitar 31 persen, disusul kendaraan pick up sekitar 27 persen, serta segmen sport utility vehicle (SUV) yang berkontribusi sekitar 19 persen.
Tony menjelaskan, kontribusi kendaraan pick up di Sumatera Utara menunjukkan tren peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, segmen ini berkontribusi sekitar 18 persen, naik menjadi 19 persen pada 2024, dan meningkat cukup signifikan menjadi sekitar 27 persen pada 2025.
Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh penetrasi pasar yang dilakukan jaringan dealer serta meningkatnya kebutuhan kendaraan niaga, termasuk dari sejumlah program pemerintah salah satunya Makanan Bergizi Gratis (MBG).
"Peningkatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain penetrasi pasar yang dilakukan oleh jaringan dealer Daihatsu serta meningkatnya permintaan pasar, termasuk dari berbagai program pemerintah," jelasnya.
DAIFIT 2026
Di tengah kondisi pasar yang menurun, pelaku industri juga berupaya menjaga minat konsumen melalui berbagai program penjualan. Salah satunya melalui program Daihatsu Idul Fitri (DAIFIT) 2026 yang berlangsung pada 1 Februari hingga 30 April 2026.
Program yang telah memasuki tahun keempat ini memberikan berbagai kemudahan bagi konsumen dalam proses pembelian kendaraan, termasuk kesempatan memperoleh hadiah perjalanan umrah bagi sembilan pelanggan yang beruntung. Sejak pertama kali digelar pada 2023 hingga 2025, program tersebut telah memberangkatkan 27 pelanggan ke Tanah Suci.
Kepala Wilayah Astra Daihatsu Sumatera Bagian Utara, Irsal Irwan, mengatakan program tersebut menjadi salah satu upaya perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi konsumen di tengah dinamika pasar otomotif.
Selain program penjualan, Daihatsu juga menyiapkan layanan purnajual melalui program Tebar Hemat Ramadan (THR) 2026 yang berlangsung pada 1 hingga 14 Maret 2026 sebagai persiapan kendaraan menjelang mudik Lebaran.
"Melalui DAIFIT, Daihatsu berharap dapat terus menjadi sahabat masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari, sekaligus menghadirkan nilai lebih melalui program apresiasi yang bermakna," katanya.
Koordinator After Sales Daihatsu, Raja Purba, menjelaskan program tersebut menghadirkan paket perawatan kendaraan dengan harga khusus, termasuk diskon jasa perawatan berkala, oli, dan suku cadang. Selain itu tersedia paket tune up dan pengecekan rem dengan biaya Rp399 ribu.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama mudik Lebaran, Daihatsu juga menyiapkan enam bengkel siaga di wilayah Sumatera Utara yang beroperasi pada 19 hingga 24 Maret 2026.
"Di Sumatera Utara juga disediakan fasilitas 6 bengkel siaga yang siap menemani mudik Sahabat Daihatsu semuanya, agar dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman," ungkapnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, industri otomotif diharapkan tetap mampu menjaga daya tarik masyarakat terhadap kendaraan pribadi, khususnya menjelang periode mudik yang biasanya meningkatkan kebutuhan mobilitas keluarga. (WITA)











